Mantan Anggota Tim Perunding Gerakan Aceh Merdeka (GAM), Munawar Liza Zainal menjadi narasumber peHTem edisi Senin 22 Agustus 2022 episode ke 105 Tahun ke II dengan tema: Benarkah Tim Perunding GAM Merebut Kekuasaan di Aceh? yang dipandu oleh host Siti Aminah, S.IP, M.MLS, Jangan lupa like share comment and subsribe.

Terkait ODGJ Pukul Keluarga Pasien Normal

Yuzmuha Minta RSUD Bertanggungjawab

ISTIMEWAYuzmuha
A A A

ACEHIMAGE.COM – Pemukulan terhadap Harmawati (60) warga Kampung Tingkem Bersatu, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah oleh pasien Orang dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) yang terjadi di Rumah sakit Umum Daerah (RSUD) Munyang Kute pada Selasa, 26 Juli 2022 di ruang inap THT.

Peristiwa itu menjadi sorotan banyak pihak, pasalnya pihak RSUD Munyang Kute dinilai kurang profesional dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat hal itu terlihat dari digabungkannya pasien normal dengan pasien ODGJ.

Menanggapi kasus tersebut, Sekretaris Komisi B DPRK Bener Meriah, Yuzmuha meminta RSUD Munyang Kute bertanggung jawab penuh.

Yuzmuha mengatakan, pihak Rumah Sakit jangan menganggap enteng persoalan tersebut. Katanya, kasus ini bisa menjadi pelajaran dan harus dilakukan perubahan dalam manajemen Rumah Sakit kebangaan masyarakat Bener Meriah itu.

“Ada Protap (Prosedur Tetap) dan SOP (Standar Operasional Prosedur) yang jelas. Kalau dalam bahasa kasarnya pihak rumah sakit menganggap enteng dalam kasus ini,” kata Yuzmuha lewat rilisnya, Kamis, 28 Juli 2022.

Ia menambahkan, kasus ini jangan dianggap enteng bagaimana kalau terjadi pembunuhan di sana, itu kan pasien ODGJ kok goblok amat manajemen rumah sakitnya itu. Diharapkan kasus ini menjadi kasus terakhir yang terjadi di rumah sakit tersebut. Pinta politisi Partai Aceh Itu

Yuzmuha menekankan, Pemerintah Kabupaten Bener Meriah harus secepatnya melakukan evaluasi terkait dengan manajemen, sistem, Protap, atau SOP apabila perlu revitalisasi saja orang orang yang bertanggung jawab disana.

“Terhadap kasus yang sudah terjadi ini, pihak rumah sakit harus menunjukan tanggung jawabnya secara institusi,” pintanya.

Dalam kasus ini, kata Ismuha, diharapkan semua pihak harus memberikan perhatian, baik dari pihak rumah sakit, eksekutif, maupun legislatif.

Sebelumnya, pihak RSUD Munyang Kute telah meminta maaf kepada pihak korban. "Kami sudah menemui korban yang dipukul ODGJ tersebut, dan kami sudah meminta maaf,"kata Direktur RSUD Munyang Kute, dr Sri Tabahhati saat dikonfirmasi awak media.

Pasca kejadian itu, kata dia, pihaknya langsung memindahkan baik pasien normal atas nama Hafizah keruangan lain dan begitu juga dengan pasien ODGJ tersebut. []

Komentar

Loading...