Pimpinan Dayah Khamsatu Anwar Aceh Besar, Dr. Tgk Sirajuddin Saman, S.Pd.I, MA (Abi Doktor) menjadi narasumber peHTem edisi Kamis 26 Mei 2022 episode ke 80 Tahun ke II dengan tema: Kadis Pariwisata Aceh Undang Wulan Guritno Pamer Aurat di Nanggroe Syariah?, yang dipandu oleh host Siti Aminah, Jangan lupa like share comment and subsribe.

Libur Lebaran 2022

Wisatawan Bisa Nonton Tari Kecak Gratis di Uluwatu

IstimewaUluwatu
A A A

ACEHIMAGE.COM - Berkunjung ke Bali saat libur Lebaran 2022? Wisatawan bisa nonton tari kecak gratis di kawasan Uluwatu loh.

"Penampilan tari kecak dan tarian khas Bali lainnya dapat disaksikan secara gratis selama empat hari ke depan di masa libur lebaran," kata Sesmenparekraf/Sestama Baparekraf, Ni Wayan Giri Adnyani pada Selasa (3/5/2022).

Menurut dia, tari Kecak sebagai generator utama daya tarik kunjungan wisatawan ke Uluwatu karena selama ini terbukti dapat menarik antusiasme pengunjung, daya tampung penonton mencapai 1.200 orang.

Kawasan Uluwatu secara keseluruhan dipadati lebih dari 3.000 pengunjung dengan 60 persen di antaranya merupakan wisatawan mancanegara pada Minggu (1/5/2022).

"Tari kecak saat ini sudah bisa mencapai jumlah penonton 400-600 orang, terkadang bisa lebih terutama saat weekend," katanya.

Dia menjelaskan, dari segi operasional Kawasan Uluwatu sudah sangat siap untuk menyambut kedatangan baik wisatawan nusantara maupun wisatawan mancanegara.

Hal ini terbukti dari kesiapan standar operasional berbasis CHSE seperti kebersihan, keamanan, toilet, penerapan protokol kesehatan, serta pemberlakuan tiket elektronik.

Ni Wayan Giri menambahkan, ada sejumlah hal yang sedang dipersiapkan untuk menyambut masa-masa liburan panjang mendatang. Seperti penataan kembali anjungan utara Uluwatu sebagai sunset point space dengan konsep tea time, gala dinner, tambahan penampil kesenian, dan lain sebagainya

"Selain itu pada akhir tahun ini akan diselenggarakan kembali event tahunan Uluwatu Festival yang sempat tertunda akibat pandemi COVID-19. Event ini silakan diusulkan untuk masuk ke dalam kalender event nasional (Kemenparekraf) dengan melalui tahapan penilaian dan kurasi lebih dulu oleh kurator," ujar Ni Wayan Giri.
Dalam peninjauan ini, Ni Wayan Giri didampingi oleh Kepala Biro Komunikasi Kemenparekraf/Baparekraf, I Gusti Ayu Dewi Hendriyani; Direktur Poltekpar Bali, Ida Bagus Putu Puja; dan Manajer Pengelola Objek Wisata Uluwatu, I Wayan Wijana.

Adapun, penyelenggaraan tari kecak di Uluwatu saat ini berbeda dari sebelum pandemi Covid-19. Ada beberapa penyesuaian, terkait penerapan protokol kesehatan.

Untuk penari, mereka yang tidak memakai topeng wajib memakai pelindung wajah atau masker. Jumlah penari juga dikurangi. Selain itu, koreografi tarian pun diatur untuk mendukung jaga jarak antarpenari.

Pengunjung juga wajib mematuhi protokol kesehatan, seperti memakai masker, rajin cuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, dan menerapkan jaga jarak.

Sumber:okezone.com
Rubrik:TRAVEL

Komentar

Loading...