Mantan Anggota Parlemen RI Ghazali Abbas Adan menyebutkan Wali Nanggroe Memang bukan maqam (neuduek)-nya Malik Mahmud Al Haytar. Dimana seharusnya sosok Wali Nanggroe sebagai pemersatu masyarakat Aceh. Ini disampaikan Ghazali setelah Aktivis Kebudayaan sekaligus Pendiri Institut Peradaban Aceh, Haekal Afifa meminta Wali Nanggroe Aceh menegur dan memperingatkan DPRA terkait polemik yang terjadi dengan Pemerintah Aceh saat ini.

HUT RI ke-75

Warung Pak Rasyid Gratiskan Nasi Guri yang Lahir Tanggal 17 Agustus

MURDANI TIJUEWarung Pak Rasyid Pusat, Jalan Tgk Chik Ditiro No.13, Samping Unit Laka Satlantas Polresta Banda Aceh (depan Mesjid Raya Baiturrahman).
A A A

BANDA ACEH - Banyak cara yang bisa dilakukan oleh masyarakat dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI. Salah satunya seperti yang dilakukan oleh Warung Pak Rasyid.

Ya, dalam rangka memperingati 75 tahun Kemerdekaan RI di tahun 2020 ini, Warung Pak Rasyid akan menggratiskan nasi guri kepada masyarakat dengan menu ayam, akan tetapi khusus bagi yang lahir tanggal 17 Agustus.

Tak tanggung-tanggung, kepada masing-masing mareka akan mendapatkan dua bungkus nasi. Nasi tersebut bisa di makan di tempat atau bisa juga di bawa pulang.

Saat ini segala persiapanya telah dimatangkan guna menyukseskan kegiatan tahunan itu. Diantaranya dengan menambahkan jumlah persiapan untuk nasi beserta lauknya.

Adapun kabar baik ini pun sengaja di informasi kan lebih awal, agar masyarakat luas dapat ikut berpartisipasi di dalamnya.

Hal tersebut disampaikan oleh owner Warung Pak Rasyid, Hafas dan Maria Rasyid, Minggu (16/08/2020).

Hafas menjelaskan kegiatan tersebut hanya berlaku pada Senin, 17 Agustus 2020. Yang bertepatan dengan peringatan 75 tahun Indonesia Merdeka.

Juga hanya di Warung Pak Rasyid Pusat, Jalan Tgk Chik Ditiro No.13, Samping Unit Laka Satlantas Polresta Banda Aceh (depan Mesjid Raya Baiturrahman) dan berlaku di pagi hari saja untuk nasi guri.

Sedangkan untuk Nasi Pak Rasyid Cabang Tower Simpang 5 dan Stockupi Merduati tidak berlaku.

Ia menambahkan tidak ada batasan jumlahnya, selama persedian masih ada. Dan untuk kegiatan tersebut dirinya mengaku telah manambah jumlah nasi beserta lauknya. Di mana di hari biasa sebanyak 5 sak beras dan menjadi 7 sak beras atau ada penambahan 2 sak.

Dari itu kepada masyarakat diharapkan dapat datang lebih cepat. Hal ini untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti antrian dan nasinya sudah habis.

"Seperti biasa Warung Pak Rasyid buka mulai jam 6 pagi dan tutup jika sudah habis sumuanya. Bagi masyarakat yang kelahiran tanggal 17 Agustus, dipersilakan datang sendiri ke Warung Pak Rasyid. Nantinya kepada masing-masing akan mendapatkan 2 bungkus nasi guri menu ayam selama persediaan masih ada," Kata Hafas

Sementara itu Maria Rasyid menambahkan syarat utama mendapatkan nasi gratis tersebut hanya dengan membawa KTP, KK dan identitas diri lainnya dan memperlihatkannya kepada petugas sebagai tanda bukti.

Tidak hanya berKTP Aceh, boleh juga berKTP luar Aceh.

Adapun untuk menyamarakkan, maka setiap tanda pengenal hanya boleh untuk sekali saja. Dan yang berKTP tersebut mengambilnya sendiri, atau boleh juga diwakili oleh keluarga terdekatnya.

Ia menjelaskan kegiatan tersebut juga bagian dari menjaga silaturrahmi dengan masyarakat yang selama ini sudah mau menjadi pelanggan setia nasi guri dan nasi kuning dari Warung Pak Rasyid.

"Kami sangat berharap agar masyarakat mau berpartisipasi aktif. Dan ini merupakan usaha kita bersama untuk memperkuat tali silaturrahmi yang sudah terbina dengan baik selama ini. Semoga saja kegiatan tersebut dapat berjalan lancar dan sukses," tutup Maria.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...