Enam unit rumah di Desa Titi Mas, Kecamatan Babul Rahmah, Kabupaten Aceh Tenggara ludes terbakar, Senin (1/3/2021). Satu diantaranya merupakan rumah pribadi wakil bupati Aceh Tenggara. Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tenggara, Mohd Asbi, dikonfirmasi membenarkan kebakaran tersebut. "Dalam kejadian kebakaran sekitar pukul 12.00 WIB siang, api baru dapat dipadamkan setelah empat unit mobil damkar dikerahkan kelokasi kebakaran," ungkap Asbi.

Wartawan Tidak Diberi Akses Liput Langsung Vaksinasi Pejabat Bener Meriah

SAMSUDDINLayar monitor yang dipasang untuk menyaksikan proses vaksinasi
A A A

BENER MERIAH – Sepuluh orang pejabat di Kabupaten Bener Meriah, Rabu (10/2/2021) divaksinasi Covid-19 yang dilaksanakan diruang Pinere RSUD Munyang Kute.

Namun berbeda dengan daerah lain, pelaksanaan vaksin di Kabupaten Bener Meriah tidak membuka akses langsung buat jurnalis di daerah berhawa sejuk itu untuk melakukan peliputan secara langsung saat pelaksanaan Vaksin terhadap pejabat yang divaksin.

Menurut anggota Seketariat Satgas Covid-19 Kabupaten Bener Meriah, Hendra Yenko Faruly kepada sejumlah wartawan menyebutkan, wartawan diberikan akses untuk memantau melalui layar proyektor yang telah disediakan.

Selain itu, wartawan bisa mengikuti live streaming melalui yutube yang telah dikoordinasikan dengan Dinas Kominfo Bener Meriah. “Karena ini istilahnya virus sehingga untuk menghindari hal-hal yang tidak di inginkan dan menghindari kerumunan wartawan dipersilakan mengakses link yotube,"tegas Hendra

Sementara itu, sejumlah wartawan di Kabupaten Bener Meriah mengeluhkan pelaksanaan suntik perdana vaksinasi Covid – 19 terhadap sepuluh orang pejabat di Kabupaten itu.

Pasalnya, para wartawan tidak diberikan akses meliput secara langsung kegiatan yang digelar di ruang pinere RSUD Muyang Kute Bener Meriah tersebut.

Ketua Persatuan Wartawan Bener Meriah, Mashuri mengatakan pelaksanaan suntik vaksin perdana terhadap pejabat tertinggi di Bener Meriah dinilai tertutup bagi wartawan untuk mengakses peliputan secara langsung.

“Kami sangat heran, kenapa tidak ada akses peliputan langsung. Ini terkesan tertutupi, padahal di didaerah lain di Aceh tidak ada yang tertutup,” kata Wartawan Harian Rakyat Aceh itu.

Mashuri menyampaikan, seharusnya Satgas dapat memberi ruang kepada wartawan agar proses sosialisasi dapat diketahui masyarakat luas . sebab, pelaksanaan Vaksinasi perdana ini merupakan bagian dari sosialisasi untuk meyakinkan masyarakat Bener Meriah agar bersedia di vaksin untuk glombang selanjutnya.

”Seperti kita ketahui bersama saat ini kan masyarakat masih banyak yang mempertanyakan vaksin sehingga pelaksaananya perlu dilakukan secara terbuka dan diketahui oleh publik,” tegasnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua Seketraiat Bersama (Sekber ) Jurnalis Bener Meriah, Yusradi, hanya tersedia layar proyektor proses launching yang dihadiri oleh Bupati Bener Meriah Tgk H Sarkawi, dan calon wakil Bupati Bener Meriah Dailami serta seorang anggota DPRK Bener Meriah Darwinsyah.

Ia menambahkan, selain gambar yang tidak terlihat terang tidak ada suara yang bisa didengar sehingga wartawan tidak bisa menyimak kegiatan yang sedang dilakukan di dalam ruangan tersebut.

Menurutnya wartawan yang melakukan peliputan juga terlihat bingung dengan kegitan vaksinasi perdana yang dilakukan di Bener Meriah. “ Kita tidak bisa menggambarkan apa yang dilakukan di dalam sana sehingga kita tidak bisa memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat,” tegasnya.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...