Konselor Adiksi Yayasan Rumoh Geutanyoe Aceh, Firdaus, narasumber peHTem edisi Senin 26 Juli 2021 episode 59 dengan tema: Rehabilitasi Bagi Pecandu Narkoba, dipandu oleh host Indah Rastika Sari. Jangan lupa subsribe like share dan comment.

Diduga Alami Kecelakaan

Warga Pancar Jelobok Ditemukan Meninggal

IMG-20210620-WA0029
A A A

BENER MERIAH - Sempat dikabarkan hilang pada Jumat, 18 Juni 2021. Haryono (30) warga Kampung Pancar Jelobok, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, di temukan meninggal dunia di dalam jurang trans II Kampung Pancar Jelobok.

Kapolres Bener Meriah AKBP Siswoyo Adi Wijaya, SIK, melalui Kapolsek Pintu Rime Gayo, Ipda Dasril mengatakan hari Jum'at, 18 Juni 2021 Haryono berangkat dari rumahnya mengendarai mobil Toyota Kijang Komando.

Kemudian, Minggu 20 Juni 2021 Haryono di temukan sudah meninggal dunia. "Tadi Haryono ditemukan sudah meninggal, mobil yang dikemudikan terjatuh kedalam jurang dikawasan Trans II Kampung Pancar Jelobok," kata Ipda Dasril

Dasril menjelaskan, korban ditemukan terjepit dan sudah tak bernyawa didalam mobil Kijang Komando dengan nomor Polisi BL 1273 AV warna biru dongker.

Kapolsek Pintu Rime Gayo itu menuturkan, kronologis penemuan korban yang diduga mengalami kecelakan lalulintas tersebut tadi sore Minggu, 20 Juni 2021 sekira pukul 14.00 WIB. Jenazah korban ditemukan Supianto warga setempat.

"Supianto sedang membabat rumput di pinggir jalan dan melihat ada bekas mobil jatuh," ujar Dasril.

Kemudian yang bersangkutan langsung turun melihat ke arah bekas tersebut dan ternyata ada satu unit mobil Toyota kijang Komando yang jatuh ke jurang sedalam 70 meter.

Supianto menghubungi warga lainya yang bernama Darlian, kemudian Darilan langsung menghubungi salah satu anggota piket Jaga Mako Polsek Pintu Rime Gayo.

Mendapat info tersebut anggota piket langsung menuju ke TKP (tempat kejadian perkara). Saat ditemukan, Maryono sudah tak bernyawa.

Korban di evakuasi oleh personel Polsek Pintu Rime Gayo yang di bantu warga setempat.

"Kondisi korban saat ditemukan sudah sedikit membengkak dan langsung kita serahkan kepada pihak keluarga. setelah ada pernyataan untuk tidak dilakukan Visum et Revertum," pungkas Ipda Dasril.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...