Konselor Adiksi Yayasan Rumoh Geutanyoe Aceh, Firdaus, narasumber peHTem edisi Senin 26 Juli 2021 episode 59 dengan tema: Rehabilitasi Bagi Pecandu Narkoba, dipandu oleh host Indah Rastika Sari. Jangan lupa subsribe like share dan comment.

Jembatan Wih Kanis Amblas

Warga Minta Pemkab Segera Perbaiki

SamsuddinCamat Mesidah dan warga tinjau jembatan amblas
A A A

BENER MERIAH – Turap Jembatan Bailey di Wih Kanis tempat di Kampung Cemparam Lama, Kecamatan Mesidah Kabupaten Bener Meriah dilaporkan amblas beberapa hari kebelakangan ini, namun hingga hari ini belum diperbaiki.

Guna untuk menghindari kecelakaan di tempat itu, masyarakat setempat berharap pihak terkait segera memperbaiki turap jembatan yang amblas tersebut.

“Jembatan ini merupakan jembatan penghubung antara Kecamatan Mesidah dengan Kecematan Bandar,” kata Mukim Tungku Tige, Arsan Arbin melalui keterangan tertulisnya, Jumat, 9 Juli 2021

Jembatan tersebut merupakan akses utama masyarakat Cemparam khususnya dan masyarakat Mesidah umumnya, sehingga itu merupakan jalur utama perekonomian masyarakat.

“Justru itu kami mengarapkan Pemkab Bener Meriah segera menindaklanjuti kondisi amblasnya struktur turap jembatan Bailey ini,” pinta Arsan

Ia juga menghimbau kepada kendaraan bermuatan berat berhati-hati melintas mengingat disebelah kanan jembatan juga sudah ada retakan dan dikhawatirkan kerusakan struktur turap jembatan bailey tersebut akan melebar dan tidak dapat dilalui mengingat curah hujan dalam sepekan sangat tinggi.

"Jalannya sudah hampir tidak bisa di gunakan maka dari itu kami himbau kepada kendaraan bermuatan berat agar berhati-hati," harap Arsan

Senada dengan yang disampaikan Arsan, Reje Kampung Cemparam Lama, Arwinsyah mengharapkan Pemkab Bener Meriah segera memperbaiki turap jembatan yang amblas tersebut, jika itu dibiarkan berlarut-larut kita kwatir akan memakan korban

"Kita berharap ini bisa cepat di selesaikan oleh Pemda dalam hal ini dinas terkait,apalagi ini sedang memasuki musim penghujan," ungkapnya

Menurutnya Arwinsyah, untuk saat ini jalan tersebut masih dapat dilalui kendaraan roda empat dan roda dua. Pun demikian ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena jika jembatan ini tidak dapat dilalui maka masyarakat Kecamatan Mesidah harus melalui jalan lain yang cukup jauh dan memakan waktu jika ke Pondok Baru.

“Guna menghindari kecelakaan, warga memberi tanda atau batas jalan dengan kayu agar penguna jalan melintas berhati-hati saat melewati jembatan itu.”ungkapnya

Semenatar itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPKP) Bener Meriah. Erwin menyampaikan pihaknya akan segera menurunkan tim untuk mengevaluasi ambalasnya jembatan itu.

“Insyaalah dalam waktu dekat kita akan turunkan tim untuk evaluasi, kita berharap masyarakat bersabar. Dan penguna jalan berhati-hati saat melintas jembatan tersebut,” jelas Erwin lewat pesan singkatnya. []

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...