Dr. Zainuddin, SE, M.Si, Pakar Ekonomi dan juga Dekan Fakultas Ekonomi USM, narasumber peHTem edisi Kamis 17 Juni 2021 episode 48 dengan tema: Setelah Pedagang Dipaksa Hengkang, Tepatkah Pasar Penayong Jadi Wisata Kuliner? dipandu oleh host Indah Rastika Sari. Jangan lupa subsribe like share dan comment.

Diduga Minta Fee 20 Persen dari ADD

Warga Laporkan Pj Kepala Desa Lawe Aunan ke Wabup Agara

Salihan BeruhWarga Lawe Aunan melaporkan permintaan fee oleh S selaku Pj Kepala Desa kepada Wakil Bupati Aceh Tenggara, Bukhari, Kamis, 27 Mei 2021
A A A

ACEH TENGGARA - Masyarakat bersama Anggota Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) melaporkan S, Pj Kepala Desa Lawe Aunan, kepada Wakil Bupati Aceh Tenggara, Bukhari, Kamis, 27 Mei 2021. S disebutkan meminta fee 20 persen setiap penarikan Anggaran Dana Desa (ADD).

"Dalam penggunaan dana desa pada tahun 2021 ini banyak kejanggalan, diantaranya permintaan fee 20% setiap penarikan ADD tersebut," kata Ketua TPK Desa Lawe Aunan, Arifin.

Dia mengatakan S selaku Pj Kades juga diduga memotong anggaran PKK dan kegiatan fisik di desa tersebut. Menurut Arifin kebijakan tersebut telah membuat warga Desa Lawe Aunan resah.

"Untuk itu kami berharap kepada Wakil Bupati agar permasalahan ini diselesaikan," tutur Arifin.

Menyikapi hal tersebut, Wakil Bupati Aceh Tenggara, Bukhari, meminta warga untuk membuat laporan secara rinci. Di dalam laporan tersebut nantinya disebutkan permasalahan apa saja yang diduga bermasalah.

"Setelah masuk laporan itu, maka saya akan panggil camat dan Pj kepala desa tersebut," kata Bukhari.

Dia menyebutkan akan memberikan sanksi kepada S jika terbukti melakukan perbuatan melanggar hukum.

"Saya pastikan akan diberi sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku," pungkas Bukhari.

Sebelumnya diberitakan, S, oknum PJ Kepala Desa Lawe Aunan Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara, diduga meminta fee tiap penarikan Anggaran Dana Desa (ADD) sebesar Rp 57 juta rupiah pada tahap pertama.

Selain itu, Pj Kepala Desa Lawe Aunan juga diduga meminta keuntungan dari proyek fisik bersumber dana tersebut.

Hal tersebut diungkap oleh Anggota Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Lawe Aunan, Arifin, Rabu, 25 Mei 2021 kemarin.

Arifin mengatakan Pj Kepala Desa Lawe Aunan juga dinilai tidak transparan dalam penggunaan ADD tahun 2021.[]

Kontributor:Salihan Beruh
Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...