Aktivis Perempuan, Yulindawati kembali menjadi narasumber peHTem edisi Kamis, 9 Februari 2023 episode ke 50 Tahun ke 3 dengan tema: Pedagang Kaki Lima Tertindas, Benarkah LKMS Mahirah Muamalah Melakukan Praktek Lintah Darat di Nanggroe Syariah? yang dipandu oleh host Siti Aminah, S.IP, M.MLS, Jangan lupa like share comment and subsribe.

Warga Kampung Tembolon Digegerkan Dengan Penemuan Mayat Laki-Laki

IstWarga temukan mayat laki-laki di sungai Tembolon
A A A

ACEHIMAGE.COM – Warga Kampung Tembolan, Kecamatan Syiah Utama, Kabupaten Bener Meriah  digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki tanpa identitas. Diduga mayat yang ditemukan itu  merupakan korban terseret arus sungai.

Belakangan mayat tersebut diketahui bernama Zainuddin (41) warga Kampung Lewa Jadi, Kecamatan Bandar, Kabupaten Bener Meriah.

Kapolres Bener Meriah, AKBP Indra Novianto SIK melalui Kasi Humas Polres Bener Meriah Ipda Eriadi dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 27 Desember 2022 membenarkan penemuan mayat di Sungai Kampung Tembolon.

“Benar, pagi tadi warga Kampung Tembolon menemukan sesosok mayat laki-laki di dalam sungai dengan kondisi telungkup dan nyangkut pada kayu kering,”kata Eriadi.

Eriadi mengatakan, korban diduga hanyut saat menangkap ikan bersama rekan-rekannya sekira pukul 19.00 WIB pada Senin 26 Desember 2022.

“Korban hanyut saat menangkap ikan dengan menggunakan jala di sungai Kampung Wer Tingkem, Kecamatan Mesidah bersama 4 orang rekannya, diduga ia terseret arus sungai dan ditemukan warga Kampung Tembolon dengan kondisi sudah tidak bernyawa” ujarnya.

Korban mencari ikan bersama teman-temannya, yakni, Sapwan )35),Ikhwan (24), Arjuan (55), dan Muktar (53). Mereka semua merupakan warga Kampung Lewa Jadi, Kecamatan Bandar.

Dari keterangan saksi, Kata Eriadi, korban bersama ke empat rekannya berangkat dari Kampung Lewa Jadi menuju sungai Tansaran Bidin, Kampung Wer TIngkem untuk menangkap ikan dengan menggunakan jala (jaring ).

Tiba di lokasi sekitar pukul 19.00 WIB, korban dengan Sapwan menuju sungai untuk menangkap ikan. Pada saat melempar jala diduga kaki korban  tergelincir dari batu hingga terseret arus sungai.

“Sapwan sempat berupaya menolong dengan meloncat ke sungai namun usahanya tidak berhasil, bahkan saat menolong Sapwan juga sempat terbawa arus beruntung ia dapat menyelamatkan diri,”jelas Eriadi.

Setelah itu, Sapwan bersama teman-temannya yang lain menyisiri sungai untuk mencari keberadaan Zainuddin namun mereka tidak menemukannya.

Mayat Zainuddin ditemukan di sungai Tembolon oleh warga setempat pada esok harinya (Selasa 27 Desember 2022) sekira pukul 06.00 WIB, saat di temukan warga, kondisi mayat Zainuddin dalam posisi telungkup dan nyangkut di pohon kayu kering di sungai Tembolon itu.

Kemudian warga melaporkan penemuan mayat itu kepada pihak kepolisian, setelah mendapatkan informasi tersebut, personel Polsek Syiah Utama langsung menuju lokasi penemuan mayat bersama petugas medis.

“Mayat korban langsung dievakuasi oleh personel Polsek Syiah Utama di bantu warga setempat menuju rumah duka di Kampung Lewa Jadi,”imbuhnya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, kata Eriadi,   tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada korban, dan pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi terhadap mayat korban. Pungkas Eriadi.

Komentar

Loading...