Warga Bener Meriah Meninggal Tertimpa Pohon

NETilustrasi
A A A

BENER MERIAH - Sahrudin, warga Kampung Reje Guru Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah meninggal dunia akibat tertimpa pohon yang ditebangnya.

Peristiwa naas yang menimpa Sahrudin tersebut terjadi pada Rabu (11/3/2020), saat itu Sahrudin bersama temannya Junaidi menebang pohon untuk membuka kebun di daerah Pepantang Atu Kul (Bubung Lime ) sebuah kawasan perkebunan.

Kapolres Bener Meriah AKBP Siswoyo Adi Wijaya SIK melalui Kapolsek Bukit Iptu Zufrizal SH pada media ini menyampaikan, pihaknya menerima kabar dari warga Kampung Reje Guru bahwasanya ada salah seorang masyarakat yang tertimpa pohon kayu di lokasi perkebunan Bububg Lime.

Mendapat informasi tersebut, Kapolsek Bukit Polres Bener Meriah bersama personelnya langsung menuju lokasi kejadian untuk membantu evakuasi korban bersama tim Sar, dan tim medis  Bener Meriah.

Iptu Zufrizal menuturkan koronologis kejadian, sekira pukul 09.00 wib Saharudin  bersama Junaidi berangkat dari rumah menuju lokasi perkebunan Bubung Lime untuk membuka lahan perkebunan.

Pukul 14:30 wib pada saat korban sedang menebang kayu dengan menggunakan Chaien Saw, setelah kayu tersebut terpotong dan rebah, tiba-tiba pohon kayu yang berada disebelahnya juga ikut tumbang dan langsung menimpa korban Saharudin.

"Selanjutnya Junaidi berupaya menolong korban dengan memotong kayu yang menimpa tubuh korban, lalu Junaidi meminta bantuan kepada masyarakat yang berkebun di seputaran lokasi kejadian tersebut," kata Kapolsek.

Tepat Pukul 15:30 wib Sekretaris Kampung Reje Guru Lamsyah menerima telpon dari Junaidi mengabarkan bahwa korban Saharudin telah tertimpa Kayu, dengan segera Lamsyah berangkat ke TKP bersama beberapa warga Kampung Reje Guru lainnya, setibanya di TKP  Lamsyah melihat bahwasanya benar jika korban Saharudin sudah meninggal dunia akibat tertimpa pohon kayu.

Korban langsung di evakuasi dengan dibantu pihak kepolisian Polsek Bukit, tim sar, tim medis dan warga.

Lebih lanjut Iptu Zufrizal menambahkan, pukul 21:30 wib jenazah Korban tiba di rumah duka dan pihak keluarga menolak untuk dilakukan visum et revertum, saat ini jenazah korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk disemayamkan dan dikebumikan pada hari kamis tanggal 12 maret 2020.

"Korban murni kecelakaan pada saat menebang pohon kayu dan keluarga sudah ikhlas menerima musibah tersebut," demikian disampaikan Kapolsek Bukit

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...