Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Doni Monardo mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memberikan kewenangan kepada 14 kabupaten/kota di Aceh bersama 88 Kabupaten/Kota lainnya yang berstatus zona hijau atau belum terdampak Covid-19, untuk membolehkan masyarakat melaksanakan kegiatan yang produktif.

Akibat Jembatan Putus

Warga Bakongan Bener Meriah Terisolir

SAMSUDINJembatan putus akibat diterjang banjir bandang
A A A

BENER MERIAH - Hujan deras mengguyur Bener Meriah mengakibatkan Jembatan utama menuju Kampung Bakongan dari Kampung Wih Tenang Toa terputus total.

Selain Jembatan utama, jembatan lainnya yang menuju Kampung Bakongan dari Kampung Ayu Ara juga putus akibatnya warga disana terisolir. Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu ( 13/2/2020 ) sekitar pukul 17:30 WIB.

Kepala Dusun Bakongan Baru, Bahagia saat dikonfirmasi menyebutkan, kemarin sore diwilayahnya hujan sangat deras memgakibatkan Jembatan utama putus.

"Jembatan menuju Dusun kami dari kampung Wih Toa putus total, selain itu Jembatan menuju Bakongan dari Kampung Ayu Ara ternyata juga putus. Selain kedua jembatan ini, ada dua lagi jembatan yang terputus di Dusun kami ini sehinga jumlah jembatan yang terputus sejumlah 4 jembatan “ ujar Bahagia.

Dalam peristiwa ini, lanjut Bahagia, sebanyak enam unit rumah warga Dusun Bakongan Baru pondasinya terkikis oleh arus air dan juga Pondok Pasentren yang sedang dibangun pondasinya juga terimbas derasnya arus air.

“ Untuk saat ini tidak ada lagi akses yang dapat dilalui kendaraan untuk masuk ke wilayah Dusun Bakongan Baru karena semua Jembatan yang merupakan akses masuk dari kampung lain ke kampung kami ini terputus," sebut Kadus Bakongan Baru itu.

Dampak lain yang dirasakan warga, sarana Air bersih juga terputus akibatnya warga harus mengambil air bersih dari sumber mata air dengan mengunakan Jerigen.

Sementara itu salah seorang warga Bakongan Baru, Sofyan ( Aman Yusra ) menyampaikan, ada empat jembatan penghubung ke kampung Bakongan terputus sehinga warga tidak bisa keluar kekampung lain begitu juga sebaliknya warga dari kampung lainya juga tidak bisa masuk kemari karena semua akses penghubung ( Jembatan ) terputus total.

"Akibat Banjir bandang itu, ada dua unit sepeda motor warga hanyut dan sebanyak 60 Kepala keluarga kebunnya rusak. Masing-masing diperkirakan tiga rante kebunnya rusak terendam," terangnya.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...