Seorang pasien berstatus dalam pengawasan (PD) berinisial M (60), warga sebuah desa di Kabupaten Aceh Barat, meninggal dunia dalam perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Iskandar Muda, Kabupaten Nagan Raya, Aceh. Pasien perempuan ini meninggal dunia setelah menjalani perawatan medis sejak awal Juli lalu, setelah dirujuk dari RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat pada Jumat (3/7) sore jelang petang.

Sempat Lakukan Indehoi

Wanita Asal Bireuen Dibekuk Usai Nyabu Bareng Kekasih

DOK POLISIROS, Wanita asal Bireuen
A A A

BANDA ACEH - Pasangan kekasih asal Aceh Besar dan Bireuen ditangkap Polisi berbaju preman Satuan Reserse Narkotika Polresta Banda Aceh di sebuah rumah kawasan gampong Lamdingin, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, Selasa (9/6/2020) menjelang dini hari.

Penangkapan kedua insan ini berdasarkan laporan warga masyarakat atas kegiatan yang dilakukan oleh mereka yakni menggunakan narkotika jenis sabu.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto SH melalui Kasatresnarkoba AKP Raja Aminuddin Harahap SSos mengatakan penangkapan ini berdasarkan laporan warga setempat dengan adanya kegiatan terlarang.

“Saat dilakukan penangkapan, tersangka MW (39) warga Aceh Besar sedang berada didalam rumah bersama ROS (27) wanita asal Bireuen. Waktu kami lakukan penangkapan, keduanya baru saja melakukan Indehoi layaknya hubungan suami isteri dan setelah itu hendak menuju ke warung,” ucap Kasatresnarkoba, Kamis (11/6/2020).

Tersangka MW saat membuka pintu rumah, melihat keberadaan polisi berbaju preman dihadapannya, dan langsung dilakukan penggeledahan tubuh dan isi rumah serta ditemukan dua bungkusan plastik berisikan sabu dengan berat 3,32 gram dibelakang lemari dalam kamar dan juga dalam kotak remote AC.

Tersangka MW

Menurut tersangka MW, ianya mengajak ROS menggunakan sabu bersama dirumah tersebut yang kemudian melakukan hubungan badan layaknya suami isteri sebelum dilakukan penangkapan terhadap kedua tersangka oleh Polisi.

“Narkotika jenis sabu diperoleh dari ADI yang ditetapkan sebagai DPO sebanyak 1 paket dengan harga 150 ribu dengan cara dibeli di Paya Tenong, Kecamatan Montasik, Aceh Besar, Minggu (7/6/2020) dan petugas membawa tersangka dan barang bukti ke Sat Res Narkoba Polresta Banda Aceh guna di lakukan penyidikan lebih lanjut.

Tersangka diterapkan Pasal 112 ayat (1) Jo pasal 114 ayat (1) dari UU Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...