Aksi unjuk rasa yang yang dilakukan oleh Petani Kopi Menangis (PKM) di depan gedung DPRK Bener Meriah terjadi saling dorong dengan petugas keamanan. Satpol PP dan Personel Polres Bener Meriah menjadi benteng terdepan untuk menahan para pendomo untuk menerobos gedung DPRK Bener Meriah. Senin (19/10/2020)

Walhi Minta Polisi Serius Proses Pengangkut Tambang Ilegal

ISTIMEWATruck pengangkut tambang
A A A

ACEH SELATAN - Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Aceh, meminta pihak Kepolisian serius memproses pelaku pengangkut material tambang ilegal keluar daerah.

Direktur Eksekutif Walhi Aceh Muhammad Nur mengatakan, hasil penambangan gunung rotan di Kecamatan Labuhanhaji Timur, Aceh Selatan, akan dibawa ke Medan, Sumatera Utara.

“Kita apresiasi kepolisian Aceh Selatan atas penangkapan mobil pengangkutan mateial tambang keluar daerah. Dengan mengamankan dua mobil tersebut menjadi pembelajaran terhadap penambang illegal,” kata M Nur kepada wartawan, Jum'at (28/8/2020).

Ia meminta kepada kepolisian tidak hanya penangkapan terhadap mobil pengangkut material saja tetapi juga harus dilakukan pemeriksaan pemilik tambang yang tidak memiliki izin tersebut.

“Pengangkutan material tambang bukan pertama kali dilakukan akan tetapi sudah beberapa kali. Namun baru kali ini diketahui bahwa material tambang dibawa keluar Provinsi Aceh,”jelasnya.

Walhi juga meminta kepada Pemerintah Aceh dan Aceh Selatan untuk lebih serius melakukan pengawasan terhadap pelaku dan pengangkut tambang yang dibawa kelintas provinsi.

“Artinya selama ini Pemerintah Aceh Selatan maupun Pemerintah Aceh tidak pernah melakukan pengawasan terhadap pelaku tambang, apabila tambang illegal yang selama ini sudah marak di Aceh,”pungkasnya.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...