Koordinator Masyarakat Pengawal Otsus (MPO) Aceh, Syakya Meirizal, menjadi narasumber peHTem edisi Senin 20 September 2021 episode 9 Tahun ke II dengan tema: Aset Ratusan Milyar Terbengkalai di Pulo Aceh, Manajemen BPKS Kerja Apa? yang dipandu oleh host Indah Rastika Sari. Jangan lupa subsribe like share dan comment.

Waladan Minta Gubernur Aceh  Copot Kadis Perdagangan Aceh

ISTIMEWADirektur Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Ramung Institute Waladan Yoga
A A A

BENER MERIAH - Nova Iriansyah diminta mencopot Kepala Dinas Perdagangan Aceh, Ir Mohd Tanwir. Salah satu alasannya Kadis Perdagangan melalui pernyataannya telah melukai hati petani tomat yang ada di Kabupaten Bener Meriah.

Disalah satu media, beliau sampaikan soal kualitas tomat Bener Meriah yang dianggap tidak bermutu, dengan kadar asam yang tinggi, sehingga tidak ada yang mau dibeli masyarakat.

“Jangan begitu juga cara penyampaiannya, masih ada diksi lain yang lebih dapat diterima, kalaupun menurut Kadis Perdagangan kualitas Tomat Gayo rendah, lalu apa solusi jangka pendek yang ditawarkan, bukan mala menjustifikasi soal kualitas.”kata Waladan Yoga, Kamis, 12 Agustus 2021

Jikapun kualitasnya dianggap tidak kompetitif, maka harus ada solusi jangka panjang dan berjenjang yang dapat menjawab tantangan tanaman palawija di Kabupaten Bener Meriah, apa langkah jangka panjang Dinas Perdagangan Aceh ?

Penyampaian Kadis Perdagangan Aceh menurut saya tidak pas, justru melukai hati para petani palawija yang ada di Gayo, Gubernur Aceh punya banyak pilihan untuk mengevaluasi Kadis Perdagangan Aceh, dengan melihat cara dan gayanya dalam memimpin Dinas Perdagangan Aceh, beliau tidak cocok berada di jabatan tersebut. Ujara Direktur LSM Ramung Institute itu

“Jika mau berbenah Gubernur Aceh harus mau mengevaluasi Kadis Perdagangan Provinsi Aceh dengan mencopotnya dulu dari jabatannya dan menggantinya dengan pejabat yang lebih kompeten dan memahami kondisi psikologis masyarakat petani yang ada di Gayo.”harap Waladan []

Rubrik:ACEHRILIS

Komentar

Loading...