Sekretaris PMI Cabang Kota Banda Aceh, Syukran Aldiansyah Putra, menjadi narasumber peHTem edisi Senin 16 Mei 2022 episode ke 77 Tahun ke II dengan tema: Kisruh Internal Meledak, Benarkah Ketua PMI Jual Darah Secara Diam-diam?, yang dipandu oleh host Siti Aminah, Jangan lupa like share comment and subsribe.

Wakil Bupati Bener Meriah Himbau Masyarakat Jangan Mudah Terprovokasi

IstimewaPlt Bupati Bener Meriah, Dailami.
A A A

ACEHIMAGE.COM – Aktifnya kembali Bupati Bener Meriah, Tgk H Sarkawi menjalankan tugas pasca izin berobat, menimbulkan gejolak di tengah-tengah masyarakat. Bahkan sejumlah masyarakat sempat mendatangi DPRK setempat.

Masyarakat yang mendatangi DPRK Bener Meriah mempertanyakan kelayakan Abuya Sarkawi untuk menjalankan tugas. Tidak hanya itu, mereka juga meminta hasil rekam medic medical check up bupati untuk disampaikan.

Disisi lain, masyarakat yang hadir juga mendesak DPRK Bener Meriah untuk membuat Pansus terkait kondisi kesehatan bupati serta mempertanyakan terkait administrasi dari Pemerintah  menyangkut aktifnya kembali Sarkawi.

Wakil Bupati Bener Meriah, Dailami saat dikonfirmasi media acehimage.com via pesan WhatsApp ( WA ), Sabtu, 5 Februari 2022 menghimbau agar masyarakat jangan mudah terprovokasi dengan hal-hal yang menyesatkan.

Bahkan ia menyarankan, jika masyarakat ingin berjumpa pimpinan daerah silahkan datang ke kantor atau ke rumah dinas ( Pendopo ) insyaallah tidak ada masyaralah. Ujar Dailami.

Ia menegaskan, sejauh ini terkait urusan pemerintahan di Kabupaten Bener Meriah berjalan baik-baik saja. “Untuk sejauh ini  pemerintahan insyaallah berjalan lancar, tapi untuk kedepan saya belum dapat memastikan,”kata Dailami.

Menurut Dailami, terkait dengan tugas dirinya tetap berkoordinasi dan berkomunikasi dengan Bupati Bener Meriah, Tgk H Sarkawi termasuk saat menghadiri acara di Jakarta dua hari yang lalu.

“Sebelum berangkat ke Jakarta saya juga berpamitan kepada Bupati, dan Bupati yang didampingi Sekretaris daerah serta Kadis Syariat Islam mengikuti rapat persiapan MTQ di Banda Aceh, dan saya selalu komunikasi dengan Sekda dengan baik,” jelas Dailami.

Menyikapi gejolak yang terjadi pasca aktifnya Bupati Bener Meriah, bagi masyarakat menyampaikan aspirasinya itu sah-sah saja. Namun jangan sampai berbuat anarkis apalagi sampai mengganggu jalannya pemerintahan dan aktivitas masyarakat.

“Saya sempat menjumpai mereka (masyarakat yang mendatangi DPRK ) dengan menyampaikan semua ada aturan, jika kawan-kawan tidak setuju juga harus berdasarkan aturan. Namun menurut mereka bahwasanya mereka iba terhadap kondisi Abuya Sarkawi,” imbuh Dailami.

Jadi, dalam menyampaikan aspirasi itu memang hak semua warga negara. Dalam persoalan ini saya tidak melarang mereka menyampaikan aspirasi dan juga tidak menyuruh itu yang perlu digaris bawahi, namun semua harus mematuhi aturan. Tegas Dailami.

Terkait kondisi Bupati, kata Dailami, sebelum Abuya Sarkawi aktif kembali, saya sempat melarang beliau untuk masuk bertugas. Karena saya melihat kondisinya belum stabil. Akan tetapi, Bupati bersikeras untuk bertugas kembali dan itu hak beliau, mungkin menurut beliau dia sudah mampu bertugas. Pungkas Dailami. []

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...