Pengamat Kebijakan Publik, Dr. Nasrul Zaman, ST, M.Kes, kembali menjadi narasumber peHTem edisi Senin 4 Juli 2022 episode ke 91 Tahun ke II dengan tema: Banda Aceh Terutang, Pejabat Ramai-Ramai Pelisiran Ke Medan, Ada Apa?, yang dipandu oleh host Siti Aminah, Jangan lupa like share comment and subsribe.

Wakil Bupati Bener Meriah Dukung Yayasan Adat Gayo Empun Bale Rum Kembalikan Eksistensi Adat Gayo

SamsuddinPeresmian Seketarait Yayasan Adat Gayo Empun Bale Rum
A A A

BENER MERIAH – Wakil Bupati Bener Meriah, Dailami mendukung sepenuhnya niat dan tekat Yayasan Adat Gayo Empun Bale Rum untuk mengembalikan eksistensi adat Gayo yang hilang.

Hal itu di utarakan Wakil Bupati Bener Meriah, Dailami saat memberikan arahanya pada acara peresmian dan pesejuk Seketariat Yayasan Adat Gayo Empun Bale Rum di Kampung Wono Sobo, Kecamatan Wih Pesam, Kabupaten Bener Meriah. Minggu, 23 Mei 2021

Dalam kesempatan itu, Dailami menyebutkan, tidak dipungkiri sudah banyak adat istiadat Gayo yang hampir punah. Bahkan, iya sendiri mengaku tidak terlalu banyak paham dan mengetahui  tentang adat Gayo yang sebenarnya seperti zaman dahulu kala.

“Jujur saya sendiri kurang paham bagaiman adat Gayo sebenarnya seperti yang diajarkan nenek moyang kita. Dan j saya sendiri malah sehari-hari berbahasa Indonesia dengan anak saya sendiri padahal saya orang Gayo, “ kata Dailami dihadapan tokoh adat Gayo yang hadir.

Guna untuk menjaga eksistensi adat Gayo, ini menjadi tangung jawab kita semua sebagai masyarakat Gayo dan saya berharap khasanah adat Gayo dapat terawat hingga sampai anak cucu kita nanti. Pintanya

“Dalam mendukung tujuan tersebut, perlu menyusun struktur organisasi dan yang terpenting orang yang paham membuat surat menyurat kedepanya “ ujar Dailami

Dailami menegaskan, mewakili Pemerintah daerah saya sangat mendukung sepenuhnya untuk itu silakan buat pengusulan pembangunan Kantor dengan catatan tanah kantor sudah tersedia dan terinci ukurunnya. Harap Dailami.

Sebelumnya  mewakili Ketua Yayasan Adat Gayo Empun Bale Rum, Muhdan Taulan dalam laporanya menyebutkan, kami mengucapkan banyak terimaksih kepada Ketua Yayasan Adat Gayo Empun Bale Rum, Zulkarnain Gerpa yang sudah berupaya sehingga mendirikan Yayasan ini.

Dengan ikhtiar dan upaya, sehingga Yayasan ini dapat berdiri dengan terbitnya surat keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia ( Menkumham ) yang resmi diterima pada pada bulan Januari 2020 tanun lalu.

Muhdan menyampaikan, mudah-mudahan dengan adanya Yayasan ini menjadi wadah kita semua untuk mengembalikan nilai adat Budaya Gayo. Sebab, saya sendiri dengan usia yang sudah tidak muda lagi ini seperti karang duduk, seolah-olah tengelam tentang Adat Gayo konon lagi anak-anak zaman sekarang.

“Bagaimana sebenarnya intisari dan bagaimana sebenarnya ajaran dari pada moyang datu kita tentang adat Gayo. Oleh karena itu, kami Yayasan Adat Gayo Empun Bale Rum merasa terpangil untuk mengembalikan adat seperti yang diajarkan moyang datu kita “ ujar Muhdan

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...