Pimpinan Dayah Khamsatu Anwar Aceh Besar, Dr. Tgk Sirajuddin Saman, S.Pd.I, MA (Abi Doktor) menjadi narasumber peHTem edisi Kamis 26 Mei 2022 episode ke 80 Tahun ke II dengan tema: Kadis Pariwisata Aceh Undang Wulan Guritno Pamer Aurat di Nanggroe Syariah?, yang dipandu oleh host Siti Aminah, Jangan lupa like share comment and subsribe.

Merasa Dihina

Wabup Bener Meriah Polisikan Empat Akun Facebook

SamsuddinWakil Bupati Bener Meriah, Dailami
A A A

ACEHIMAGE.COM – Wakil Bupati (Wabup) Bener Meriah, Dailami mempolisikan empat akun facebook (FB) lantaran dinilai telah menghina dirinya dengan kata-kata yang tidak pantas.

“Ia benar, secara resmi saya telah melaporkan empat akun FB kepada pihak kepolisian pada 31 Maret 2022. Akun tersebut nyata-nyata telah menghina saya,” kata Dailami saat dikonfirmasi, Selasa 19 april 2022 .

Dailami menegaskan, dilaporkannya akun Fb tersebut agar kita semua paham menggunakan media sosial dengan baik. Sebab, postingan yang dimuat oleh keempat akun tersebut bertentangan dengan hukum.

Menurut Dailami, postingan keempat akun itu benar-benar menyasar kepada dirinya. Pasalnya, setelah mereka pulang dari Rumah (Pendopo Wabup) dan keinginan mereka tidak saya penuhi lantas sorenya mereka memposting dalam laman FB kata-kata yang tidak pantas, berarti jelas status yang diposting itu buat pribadi saya.

Dilaporkanya akun itu, lanjut Dailami, bukan kita benci kepada orangnya, akan tetapi kita benci kepada perilakunya. Kita berharap, oknum-oknum tersebut dapat merubah perilaku nya apalagi ini pada bulan Ramadhan. Sebut Dailami.

Saat disinggung apa keinginan para oknum tersebut, Dailami mengungkapkan mereka meminta agar saya memenangkan salah satu proyek untuk seseorang. Inikan aturan semuanya, mana boleh memenangkan sembarangan.

“Pada prinsipnya mereka teman-teman saya juga, namun karena keinginan mereka tidak saya penuhi mereka benci dan marah kepada saya,” ujar Dailami.

Dailami meminta kepada aparat penegak hukum untuk memproses persoalan ini, agar ini menjadi efek jera dan kedepan masyarakat lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Timpal Dailami.

Sebelumnya, sambung Dailami, pihak kepolisian sudah menyarankan agar ini diselesaikan secara musyawarah. Namun, hingga saat ini mereka belum itikad baik untuk  meminta maaf. “Hingga saat ini mereka datang meminta maaf, entah memang mereka tidak ada itikad baik, atau ketika mereka datang saya di luar daerah itu saya belum tau yang jelas mereka belum meminta maaf,” tegas Dailami.

Hingga berita ini diterbitkan belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian.[]

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...