Ketua Komisi VI DPR Aceh, Tgk. H. Irawan Abdullah, S.Ag menjadi narasumber peHTem edisi Senin 9 Agustus 2021 episode 63 dengan tema: Biaya Pendidikan Dayah MUQ Pagar Air Selangit, Kucuran Dana Dayah Aceh Kemana? yang dipandu oleh host Indah Rastika Sari. Jangan lupa subsribe like share dan comment.

Aktivis HMI Takengon

Usulkan Kabupaten Aceh Tengah Jadi Kota Madya

IstimewaSahlan
A A A

TAKENGON - Aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Takengon usulkan pemekaran Kabupaten Aceh Tengah menjadi Kota Madya Takengon.

Hal itu diutarakan oleh Sahlan, Ketua HMI Komisariat Ekonomi Universitas Gajah Putih, melalui rilisnya yang diterima acehimage.com, Jumat, 2Juli 2021

Menurut Sahlan, Kota Madya penting untuk mempercepat kemajuan daerah khususnya Kota Takengon yang dikenal dengan keindaham alamnya dengan ikon Danau Lut Tawar dan Kopi Arabika Gayo yang memiliki potensi besar sebagai tujuan wisata dengan pengelolaan SDA yang terfokus pada pengembangan sektor wisata, baik wisata Alam maupun agrowisata.

"Dengan adanya Kota Madya, maka akan fokus pembangunan sektor wisata, tentu akan membuka banyak peluang kerja yang dapat mendongkrak perekonomian masyarakat, baik dalam sektor jasa maupun dalam sektor ekonomi kreatif lainya," kata Sahlan.

Sementara, untuk wilayah Kabupaten nanti akan terfokus pada sektor pertanian dan Industri, baik industri pertanian maupun industri non pertanian, seperti energi dan pertambangan.

"Kita ini punya potensi sumber daya alam yang besar, hanya saja belum terkelola secara optimal dan terencana dengan baik, oleh karena itu perlu dipikirkan langkah-langkah strategis untuk menghimpun sumber daya dan merumuskan fokus pembangunan, yakni dengan pemekaran Kabupaten dan Kota," ujar Sahlan lagi.

Dirinya mengatakan, bahwa pihaknya telah melakukan diskusi dan kajian, bahwa syarat Aceh Tengah dimekarkan menjadi dua daerah yang dipimpin oleh Bupati dan Wali Kota telah mencukupi, tinggal bagaimana pemerintah daerah bersama DPRK untuk mengusulkan kepada Menteri Dalam Negeri dan juga DPR-RI untuk dibahas.

"Kami mendesak Pemerintah dan DPRK Aceh Tengah beserta tokoh masyarakat untuk segera mengusulkan pemekaran Kota Madya Takengon, agar segera di ekseskusi oleh kementrian Dalam Negeri, ketika moratorium pemekaram dibuka maka Kota Madya Takengon sudah siap untuk dimekarkan," demikian Sahlan

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...