Sekretaris Pusham Unsyiah, Suraiya Kamaruzzaman, menjadi narasumber peHTem edisi Kamis 20 Januari 2022 episode ke 44 Tahun ke II dengan tema: Apakah Cambuk Solusi Terakhir Bagi Predator Seksual?, yang dipandu oleh host Siti Aminah Jangan lupa subsribe like share dan comment.

Tidak Berfungsi

UPTD Waduk Pusong Diduga Hanya untuk Formalitas

Foto : Gedung UPTD Waduk Pusong Lhokseumawe Beralamat di Jalan Stadion Mongeudong Gampong Kecamatan Banda Sakti.
A A A

LHOKSEUMAWE - Waduk Tempat Penampung Buangan olahan air limbah rumah tangga di kota Lhokseumawe dengan luas lebih kurang 5 hektare yang dibangun dari dana BRR senilai Rp 100 milyar tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Jum'at 03 Desember 2021.

Pasalnya, UPTD Waduk Lhokseumawe dalam beberapa tahun ini tidak mengoperasikan mesin pengelohaan limbah (penyaringan). Pihak UPTD tidal mengfungsikan mesin tersebut hingga terjadinya pencemaran air di dalam waduk. Fungsi utama waduk pusong itu dibangun untuk menampung dan mengatur aliran air dari pusat kota ke sungai cunda. Namun mekanisme tersebut tidak dijalankan pihak pengelola.

Foto: Kondisi Lolasi Air Waduk Pusong karena tidak difungsikan mesin penyaringan limbah oleh UPTD.

Selain itu, bahkan pihak pengelola waduk juga tidak melakukan perawatan atau pemeliharaan, selain rumput tidak dibersihkan di sepanjang area waduk. Lampung jalan di lingkaran lokasi waduk juga sudah lama rusak tidak adanya dilakukan perbaikan.

Menurut informasi yang diperoleh media ini, pihak pengelola juga tidak pernah membuka pintu pembuangan air dalam waduk untuk dialirkan ke laut. Bahkan rumput begitu menebal di sekeliling waduk juga tidak di urus oleh pihak pengelola.

Dalam Hal ini, UPTD Waduk bagaikan telah mengabaikan tupoksi sebagai pihak pengelola. Terkesan dilakukan pembiaran dan tidak peduli terhadap ancaman dampak bagi kesehatan lingkungan dan masyarakat.

Kepala UPTD Waduk Pusong Lhokseumawe, Haikal mengatakan, Ia tidak ingin memberikan berkomentar menyangkut perihal tersebut, karena ia punya atasan (Kepala Dinas PUPR Lhokseumawe), maka dirinya meminta waktu sebelum berkomentar untuk melakukan koordinasi dulu dengan atasannya terkait hal ini.

"Coba saya koordinasi dulu dengan atasan saya bagaimana pertunjuknya, nanti setelah saya komunikasi dengan beliau saya kabari kembali." kata Haikal.[]

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...