Teuku Raja Keumangan SH MH, Sekretaris Fraksi Partai Golkar narasumber peHTem edisi Kamis 29 Juli 2021 episode 60 dengan tema: DPRA Diminta Bentuk Pansus Dana Siluman, Kemana Mengalir Dana Apendiks? dipandu oleh host Indah Rastika Sari. Jangan lupa subsribe like share dan comment.

Ungkap Penembakan Pemred Media online di Sumut, Polisi Telah Periksa 34 Saksi

Indopos.coIlustrasi
A A A

MEDAN - Pemimpin Redaksi (Pemred) media lokal di Sumatera Utara (Sumut), Mara Salem Harahap atau Marsal, diduga tewas ditembak orang tidak dikenal (OTK). Polisi kini masih menyelidiki dan telah memeriksa 34 orang saksi terkait insiden tersebut.

"Dari kronologis singkat yang didapat tim melakukan pendalaman dan telah memeriksa saksi sebanyak 34 orang," kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi, Senin (21/6/2021).

Dari pemeriksaan saksi ini, kata Hadi, pihaknya telah mendapatkan kronologi peristiwa dugaan pembunuhan itu. Hadi mengatakan hal ini dapat mempermudah kepolisian dalam mengungkap kasus ini.

"Dari hasil penyelidikan dan olah TKP tim di lapangan telah mendapatkan kronologis kejadian. Memeriksa saksi-saksi dan mengumpulkan bukti-bukti serta berbagai alat bukti lainnya, hal tersebut untuk memudahkan penyelidikan dan membuat terang suatu tindak pidana," ucapnya.

Hadi menyebut pihaknya telah mengamankan mobil dan baju korban sebagai barang bukti. Dia mengatakan tim masih bekerja untuk mengusut kasus ini.

"Dalam mengungkap kasus ini dibentuk tim gabungan dipimpin Direktur Reserse Kriminal Umum, juga bersama-sama koordinasi dengan TNI, Polda Sumut akan mengusut kasus ini. Mohon dukungan dan doanya agar segera terungkap," jelas Hadi.

Sebelumnya, pemred media online di Sumut, Marsal, ditemukan di dalam mobilnya pada Sabtu (19/6). Dia ditemukan dengan luka yang diduga bekas tembakan di bagian kaki.

Kapolda Sumut Irjen RZ Panca Putra Simanjuntak mengatakan Marsal masih hidup saat ditemukan di mobil. Dia meninggal saat dibawa ke rumah sakit.

"Dari hasil pemeriksaan, pada saat ditemukan oleh istrinya kondisi yang bersangkutan, almarhum, itu masih dalam keadaan sadar," kata Kapolda Sumut Irjen RZ Panca Putra.

"Tapi dalam perjalanan dibawa ke rumah sakit, yang bersangkutan setelah sampai di rumah sakit, ternyata Tuhan menentukan lain," imbuhnya.

Panca mengatakan terdapat luka di kaki korban. Polisi melakukan autopsi untuk mengetahui penyebab kematian korban.

"Dari hasil pendalaman diketahui seorang awak media ditemukan di jalan dalam kondisi pada bagian kaki atas itu mengalami luka. Nanti akan dilaksanakan autopsi untuk memastikan apa penyebab kematian dari yang bersangkutan," ucapnya.[]

Rubrik:NASIONAL

Komentar

Loading...