Koordinator Masyarakat Pengawal Otsus (MPO) Aceh, Syakya Meirizal, menjadi narasumber peHTem edisi Senin 1 November 2021 episode 21 Tahun ke II dengan tema: KPK Kembali ke Aceh, Siapa Terjerat Korupsi? yang dipandu oleh host Indah Rastika Sari. Jangan lupa subsribe like share dan comment.

Ultimatum Kadisdik Aceh Layaknya Bos Mafia

AK JailaniDr. Muhammad AR, M.Ed, MA
A A A

Kalau ditekan seperti ini, jika ada yang mati setelah divaksin nanti siapa yang akan tanggung jawab?

Dr. Muhammad AR, M.Ed, MA Pakar Pendidikan Aceh

BANDA ACEH - Pakar Pendidikan Aceh nilai ultimatum yang dilakukan Kepala Dinas Pendidikan Aceh Alhudri kepada setiap kepala Sekolah itu tidak pantas dan tak layak di ucapkan oleh seorang pemimpin lembaga.

Hal itu disampaikan langsung oleh Dosen Pendidikan Akhlak UIN Ar-Raniry, Dr Muhammad AR MEd MA, dalam acara podcast peHThem. Rabu, 22 September 2021.

Bahkan ia mengatakan sikap Kadisdik Aceh tersebut layaknya bos mafia karena mengeluarkan kalimat ancaman dan bukan menunjukan sikap ketegasan.

"kita ini orang muslim, sejak dulu Islam tak pernah mengajarkan sikap memaksa dan mengancam, hal itu dilarang dan merugikan orang lain," ujarnya.

Bagi Muhammad ultimatum Kadisdik Aceh kepada setiap Kepala Sekolah untuk percepat Vaksinasi siswa sampai 30 September, itu bukan tanggung jawab Kadisdik. Seharusnya biarkan para ahli Medis yang menangani hal tersebut.

"Saat ini sikap Kadisdik Aceh sudah diluar jalur dan ini bukan tanggung jawabnya untuk menangani vaksinasi, biarkan para ahli medis saja yang tangani hal seperti ini," jelas Muhammad.

Ia juga menambahkan ultimatum tersebut juga bertolak belakang dengan pernyataan IDI (Ikatan Dokter Indonesia) yang mengatakan bahwa tidak boleh ada paksaan untuk melakukan vaksinasi.

"Kalau ditekan seperti ini, jika ada yang mati setelah divaksin nanti siapa yang akan tanggung jawab?, terus siapa yang akan disalahkan jika wali murid tak terima?" tuturnya.

Seharusnya, lanjut Muhammad, Pemerintah Aceh mencari solusi lain dalam melakukan pendekatan terhadap persoalan vaksinasi.

Oleh karena itu sebagai Dosen pendidikan Akhlak ia berharap agar Kadisdik Alhudri untuk meminta maaf atas kebijakannya yang mengultimatum setiap kepala sekolah di provinsi Aceh.

"Ada satu kata pepatah yang saya ingat, kita bisa memaksa kuda untuk masuk kedalam air, namun kita tidak sanggup memaksa kuda untuk meminum air tersebut, artinya kita bisa memaksa rakyat patuh akan kita, namun kita tidak bisa memaksa mereka untuk mengakui kebenaran yang kita perbuat," pungkas Muhammad.[]

Laporan:Umar Hakim
Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...