Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendata, ada lebih dari 300 rumah yang mengalami kerusakan dengan berbagai tingkatan, akibat gempa berkekuatan magnitudo 6,1 mengguncang Malang dan sekitar Jawa Timur pada siang tadi. Data itu terakhir diterima BNPB pada pukul 20.00 WIB. "Data BNPB hari ini, pukul 20.00 WIB, lebih dari 300 rumah rusak dengan tingkatan berbeda, dari ringan hingga berat," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati melalui keterangan resminya, Sabtu (10/4/2021). "Catatan sementara, 13 unit rumah rusak namun belum ditentukan kategori tingkat kerusakan. Sedangkan sejumlah kerusakan fasilitas umum, antara lain sarana Pendidikan 11 unit, kantor pemerintah 7, sarana ibadah 6, RSUD 1 dan pondok pesantren 1," ungkapnya.

Uang Rp262 Juta Milik Agen BRILINK Bener Meriah Raib Digondol Maling

Mahmud BRI Link Bener Meriah
A A A

BENER MERIAH – Agen BRI Link, Mahmud (48), warga Kampung Musara 58 Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah kehilangan uang tunai sebesar Rp262 juta saat sedang berbelanja di Toko UD Giat, Kampung Blang Sentang, Kecamatan Bukit. Uang ratusan juta tersebut awalnya ditaruh di dalam mobil Mahmud.

“Saya baru mengambil uang tunai di BRI Cabang Simpang Balik sejumlah Rp312 juta, kemudian saya belanja barang kebutuhan kedai senilai Rp50 juta di Toko UD Giat Tani," kata Mahmud saat dikonfirmasi awak media di Polsek Bukit, Senin, 5 April 2021.

Dia kaget ketika melihat uang yang disimpan di dalam kantong plastik merah sebanyak Rp262 juta tersebut raib.

Mahmud menduga pelaku pencurian berada di dekat mobil ketika dia menaruh barang belanjaan ke dalam bagasi.

“Uang tersebut adalah merupakan uang nasabah yang dititipkan kepada saya," kata Mahmud yang turut didampingi oleh pemilik toko Giat Tani untuk membuat laporan ke kantor polisi.

Kapolsek Bukit, Iptu Karianto P mengatakan, pihaknya sedang mendalami kasus kemalingan uang milik Mahmud agen BRILink. Dari rekaman CCTV, pelaku diketahui menggunakan sepeda motor Vixion hitam.

"Ada dua orang yang bolak-balik mengendarai sepeda motor Vixion warna hitam mengintai mobil milik Mahmud yang sedang parkir di depan toko Giat Tani Simpang Tiga," kata Iptu Karianto.

Namun wajah kedua pelaku tidak terlihat jelas sebab gambar CCTV kurang terang. Selain itu, kedua orang tersebut juga mengenakan masker dan helm sehingga sulit untuk ditandai.

Polisi juga akan memeriksa CCTV di BRI Cabang Simpang Balik untuk memastikan, apakah korban dibuntuti.

"Kita akan pastikan dulu, apakah ciri-ciri tersebut terekam CCTV di BRI Cabang Simpang Balik Kecamatan Wih Pesam, sebab biasanya CCTV yang ada di bank jauh lebih bagus hasilnya," ujar Kapolsek Bukit.[]

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...