Pimpinan Dayah Khamsatu Anwar Aceh Besar, Dr. Tgk Sirajuddin Saman, S.Pd.I, MA (Abi Doktor) menjadi narasumber peHTem edisi Kamis 26 Mei 2022 episode ke 80 Tahun ke II dengan tema: Kadis Pariwisata Aceh Undang Wulan Guritno Pamer Aurat di Nanggroe Syariah?, yang dipandu oleh host Siti Aminah, Jangan lupa like share comment and subsribe.

FBR Demo di Kemenag

Tuntut Copot Menteri Agama

CNN IndonesiaRatusan massa yang tergabung dalam Forum Betawi Rempug (FBR) melakukan aksi demonstrasi di depan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Jakarta Pusat, Jumat (25/2). Mereka mendesak Presiden Jokowi mencopot Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.
A A A

ACEHIMAGE.COM - Ratusan massa yang tergabung dalam Forum Betawi Rempug (FBR) melakukan aksi demonstrasi di depan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Jakarta Pusat, Jumat (25/2). Mereka mendesak Presiden Jokowi mencopot Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.

Aksi dan desakan mundur ini buntut pernyataan Yaqut yang menyamakan suara azan dengan suara gonggongan anjing. Akibat aksi ini, arus lalu lintas di jalan depan Kantor Kemenag tersendat, petugas kepolisian tampak mengatur kendaraan yang lewat.

"Yang kami tuntut adalah kepada Bapak Presiden untuk memberhentikan Bapak Yaqut Cholil, karena beliau telah berucap sesuatu yang tidak pantas. suara azan disamakan dengan anjing mengonggong," kata salah seorang orator, Maryadi.

Maryadi mengatakan, dari pada sibuk mengurusi sepiker masjid, ada baiknya Yaqut mengurusi hal-hal lain yang lebih bermanfaat.

"Mustinya beliau itu ngajak salat berjamaah, makmurkan masjid. Kalau kita orang Islam, harus cinta sama azan. Banyak orang dapat hidayah karena azan," kata Maryadi.

Sebelumnya, Menag Yaqut Cholil Qoumas menuai kritik karena membandingkan suara azan dengan suara gonggongan anjing. Hal itu ia sampaikan saat menjelaskan aturan penggunaan sepiker masjid yang tertuang dalam Surat Edaran Menteri Agama Nomor 5 Tahun 2022.

"Kita bayangkan lagi, kita muslim, lalu hidup di lingkungan nonmuslim, lalu rumah ibadah saudara kita nonmuslim bunyikan toa sehari lima kali dengan kencang-kencang secara bersamaan itu rasanya bagaimana?" ungkap Yaqut di Pekanbaru, Rabu (23/2).

"Yang paling sederhana lagi, tetangga kita ini dalam satu kompleks, misalnya, kanan kiri depan belakang pelihara anjing semuanya, misalnya, menggonggong dalam waktu bersamaan, kita ini terganggu enggak?" ucap Yaqut menambahkan.[]

Komentar

Loading...