Aliansi Mahasiswa Aceh (AMA) kembali medesak Plt Gubernur untuk mempublikasikan penggunaan anggaran hasil refocusing maupun BTT dalam APBA 2020. AMA mengaku tidak berhenti menyuarakan hal tersebut sebelum tuntuntan mareka terpenuhi. Aliansi Mahasiswa Aceh memandang ada hal urgensi saat ini yang harus diprioritaskan oleh Pemerintah Aceh selama masa Pandemi COVID -19, seperti sektor kesehatan, pendidikan maupun sektor ekonomi.

Tunggakan PDAM Tirta Naga Hanya Rp500 Juta

ISTIMEWADirektur PDAM Tirta Naga Cut Maisarah
A A A

BANDA ACEH - Direktur PDAM Tirta Naga Cut Maisarah menyampaikan tunggakan Perusahaan air bersih milik Pemerintah Kabupaten Selatan hanya sebesar Rp500 juta, jumlah itu jauh lebih kecil bila dibandingkan dengan masa sebelum dirinya menjabat sebagai direktur.

Hal itu disampaikan oleh Cut Maisarah kepada acehimage.com, Senin (24/8/2020) menjawab kabar yang sebelumnya sempat menyebutkan PDAM Tirta Naga yang menagalami tunggakan sebesar Rp500 juta per bulan.

"Itu Rp500 juta per tahun bukan perbulan, ini yang perlu saya luruskan,"tegas Cut Maisarah.

Kepada media ini, Cut menceritakan, dimana sebelum dia menjabat sebagai direktur PDAM, perusahaan ini sempat mengalami tunggakan mencapai 1 Milliyar lebih.

"Alhamdulilah, setelah saya masuk, bisa kita minimalisirkan, cuma itu kan butuh waktu dan proses," ujarnya.

IKK Kota Fajar Rusak

Sementara Instalasi Kota Kecamatan (IKK) Kluet Utara Kota Fajar hingga saat ini dilaporkan sudah tidak aktif lagi, hal ini setelah pompa benam (submersible) mengalami kerusakan. Kerusakan pompa itu dipicu akibat adanya galian C diwilayah tersebut.

"Rusak akibat menyedot lumpur dan limbah, sehingga pompa tidak bisa dioperasinalkan sehingga tidak bisa mendistribusikan air ke pelangggan,"kata Cut Maisarah menerangkan.

Sejauh ini, Pihak PDAM Tirta Naga mengakui sedang memperbaiki kembali agar pendistribusian air ke pelanggan kembali lancar.

"Ini sudah kita bahas dengan lintas Instansi, termasuk dengan Bapak Bupati,"pungkasnya.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...