Dirlantas Polda Aceh, Kombes. Pol. Dicky Sondani, SIK, MH yang diwakili Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Aceh, Kompol. T. Zainal Amri, SH, SIK menjadi narasumber peHTem edisi Senin 30 Mei 2022 episode ke 81 Tahun ke II dengan tema: Pelat Hitam Atau Pelat Putih?, yang dipandu oleh host Siti Aminah, Jangan lupa like share comment and subsribe.

Tujuh Tahun ‘Terbengkalai’ AMP Milik Pemkab Bener Meriah Difungsikan

SamsuddinProses uji coba aspal hasil AMP
A A A

ACEHIMAGE.COM – Hampir tujuh tahun “terbengkalai”  Alat Pencampur Aspal atau biasa disebut Asphalt Mixing Plant (AMP) milik Pemerintah daerah Kabupaten Bener Meriah kembali difungsikan.

“AMP ini hampir 7 tahun tidak difungsikan karena kondisinya rusak, Alhamdulillah kita menjalin kerjasama dengan CV Rubiah Indah Jaya untuk mengoperasiokannya lagi. Dan bahan yang sudah jadinya nanti digunakan untuk proyek multiyears,”kata Wakil Bupati Bener Meriah, Dailami kepada awak media, Kamis, 27 Januari 2022.

“Kita bersyukur pekerjaan proyek multiyears  Samar Kilang menggunakan AMP kita. Jadi kepada direktur perusahan kita sampaikan yang penting aktif dulu AMP baru bicara PAD,”tambah Dailami.

Menurut Dailami, terkait AMP itu, Pemda mengontrakkan kepada CV Rubiah Indah Jaya dengan perjanjian kerja yang penting aktif dulu dengan memperbaiki kerusakanya dan AMP itu dapat dioperasikan.

Ia menjelaskan, kendala selama ini  kenapa AMP itu terbengkalai, karena kita belum memiliki tenaga ahlinya, hal lainnya biaya untuk memperbaiki AMP ini cukup besar.

“Alhamdulilah ini mereka yang memperbaiki, dan nanti setelah pekerjaan mereka siap AMP tersebut kembali dikelola Pemerintah daerah Bener Meriah,”ungkap Dailami.

Dengan aktifnya kembali AMP tersebut nantinya, jalan-jalan kita  berlubang dapat kita tambal dengan aspal tidak lagi ditambal menggunakan semen seperti selama ini kita lakukan.

“Jadi agreement kita dengan mereka setelah pekerjaan mereka itu selesai, mereka mengembalikan kepada kita dalam kondisi bagus,”pungkas Dailami.

Sementara itu, Humas pembangunan proyek multiyears jalan Simpang Tiga- Samar Kilang, Roni Juanda menegaskan, AMP itu bekerjasama dengan CV Rubiah Indah Jaya sebagai pihak pengelola, sedangkan produk yang dihasilkan AMP itu kita gunakan untuk proyek multiyears.

“Jadi CV Rubiah Indah Jaya mengajukan proposal kepada PT Galih Medan Persada pemasokan bahan baku aspal hotmix ke PT GMP. Yang perlu digaris bawahi pengolahan itu bukan multiyears tapi CV Rubiah Indah Jaya,”terang Roni.[]

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...