Aksi unjuk rasa yang yang dilakukan oleh Petani Kopi Menangis (PKM) di depan gedung DPRK Bener Meriah terjadi saling dorong dengan petugas keamanan. Satpol PP dan Personel Polres Bener Meriah menjadi benteng terdepan untuk menahan para pendomo untuk menerobos gedung DPRK Bener Meriah. Senin (19/10/2020)

Ingin Pisah dari Aceh Mengemuka

Tokoh Wilayah Tengah Aceh Bahas Percepatan Pembentukan Provinsi ALA

SAMSUDDINPertemuan tokoh dan masyarakat wilayah tengah Aceh
A A A

BENER MERIAH – Gerakan untuk percepatan terwujudnya Provinsi Aceh Leuser Antara (ALA) semakin bergema, tak tanggung-tanggung perwakilan pejuang ALA dari empat Kabupaten diwilayah tengah Aceh diantaranya, Kabupaten Aceh Tengah, Gayo Lues, Aceh Tenggara dan Kabupaten Bener Meriah mengelar diskusi membahas teknis untuk disahkanya ALA.

Diskusi yang dibalut dalam kegiatan forum silaturahmi tokoh pejuang persiapan pemekaran Aceh Leuser Antara tersebut digelar di Aula Homsty Mah Peri Lungi, Kampung Bale Atu Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah, Rabu ( 23/9/2020) turut dihadiri Bupati Bener Meriah Tgk H Sarkawi, Wakil Bupati Aceh Tengah Firdaus Ketua KP3ALA Aceh Tengah Zam Zam Mubarak.

Selain itu juga turut dihadiri tokoh pejuang ALA, H Misradi atau yang femeliar disapa Adi Jan, Sutrisno, Kusuma, anak Almarhum mantan Bupati Aceh Tengah, Mustafa M Tami, Salminawati, T Islah mantan Sekda Bener Meriah, Fauzi Muhda Ketua Komisi A DPRALA, para aktivis, tokoh pemuda, dan mahasiswa.

Dalam agenda tersebut, selain untuk memilih Ketua KP3ALA Kabupaten Bener Meriah juga membahas langkah-langkah yang akan dilakukan guna mempercepat lahirnya Provinsi baru di Aceh itu yang digadang-gadang dengan nama Provinsi Aceh Leuser Antara.

Banyak yang dibahas dalam diskusi itu, diantaranya menyepakati bahwa perjuangan yang dilaksanakan bukan hanya sebatas dalam diskusi itu namun harus dilakukan secara konferhensip baik dari langkah konkrit, strategi dan serta yang paling penting upaya menyamakan persepsi bahwa kelahiran ALA itu merupakan sebuah kebutuhan bukan kepentingan.

Bupati Bener Meriah Tgk H Sarkawi mengatakan, perjuangan yang dilaksanakan hari ini adalah melanjutkan perjuangan tokoh-tokoh terdahulu yang telah berupaya ALA itu lahir. Sebagai pimpinan di daerah Kabupaten Bener Meriah Sarkawi nyatakan siap untuk memperjuAngkan bersama pimpinan daerah wialayah tengah.

“Dalam waktu dekat kami pimpinan daerah di wilayah tengah Aceh, yakni Bener Meriah, Aceh Tengah Gayo Lues, Aceh Tenggara, Singkil dan Subulussalam akan duduk bersama untuk membahas langkah apa yang akan disepakati untuk mendorong ALA itu lahir segera," tegas Sarkawi.

Sarkawi menegaskan, saat ini adalah momentum yang tepat mendesak ALA itu lahir sebab Presiden telah mencabut kebijakan moratorium.

"Untuk itu kita harus sepakat ALA itu harus segera disahkan,"kata Sarkawi.

Sementara itu, Wakil Bupati Aceh Tengah, Firdaus mengatakan perjuangan ini juga harus melibatkan tokoh-tokoh ulama agar mendapatkan keberkahan dari Allah. Selain itu perjungan melalui partai harus digerakan.

"Kita juga akan mencoba melakukan komunikasi melalui Partai PDIP untuk memperjungan hal ini,"ungkap Ketua PDIP Aceh Tengah itu.

Sebelumnnya, Adijan menegaskan, belajar dari pengalaman – pengalaman yang kebelakang dalam perjungan ini jangan sempat ada perjuangan yang hanya sekedar memanfaatkan untuk mendapatkan keuntungan pribadi.

“Kalau kita berjuang hanya panas-panas tai ayam saya pesimis ALA itu dapat terwujud, untuk itu agar ALA dapat terwujud maka mari kita perjuangkan sampai tetes murni berdasarkan kebutuhan seluruh elemen masyarakat di wilayah tengah," ungkapnya.

Hal senada Juga disampaikan Raginal Sagita atau akrap disapa Enal, sejak dulu kami sudah menyatakan kesunguhan untuk memperjungankan ALA. "Bahkan nyawa pun kami pertaruhkan agar ALA itu lahir,"kata Raginal.

Enal menyarankan, kalau pun nantinya dilakukan pertemuan dengan agenda sidang rakyat maka dia menyarankan dilakukan di Gedung DPRK dan dirinya berjanji siap memobilisasi masyarakat.

"Namanya juga sidang rakyat ia harus eloknya kita laksanakan di gedung rakyat," tegasnya.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...