Pengamat Kebijakan Publik, Dr. Nasrul Zaman, ST, M.Kes, kembali menjadi narasumber peHTem edisi Senin 4 Juli 2022 episode ke 91 Tahun ke II dengan tema: Banda Aceh Terutang, Pejabat Ramai-Ramai Pelisiran Ke Medan, Ada Apa?, yang dipandu oleh host Siti Aminah, Jangan lupa like share comment and subsribe.

Tingginya Kasus Asusila di Bener Meriah, Dailami Berharap Lahir Sebuah Aturan Menjadi Efek Jera Para Pelaku

IstDailami Pimpin Rakor sinergitas penyelenggaraan Pemerintah daerah di Kantor Camat Permata
A A A

ACEHIMAGE.COM – Tingginya kusus ausila, perceraiaan, narkoba, dan penipuan secara online di Kabupaten Bener Meriah menjadi perhatian serius Wakil Bupati Bener Meriah.

Bahkan, terkait kasus asusila, Dailami mengharapkan lahir sebuah regulasi (aturan ) yang dapat membuat jera para pelaku maupun orang yang akan berbuat.

“Terkait kasus asusila perlu dibuat suatu aturan yang dapat membuat efek jera pelaku asusila, begitu juga dengan pelaku narkoba,”kata Dailami saat memimpin rakor terkait sinergitas penyelenggaraan Pemerintahan daerah. Selasa, 14 juni 2022 di Aula Kantor Camat Permata.

Menurut Dailami, terkait kasus perceraian yang meningkat di Bener Meriah salah satu penyebabnya adalah penyalahgunaan IT.

Kasus-kasus ini telah menjadi sorotan, untuk itu, saya berharap kita semua dapat berperan untuk menekan kasus-kasus ini, oleh sebab itu, mari kita sama-sama mencari solusi sehingga angka perceraian dapat di minimalisir dan peran orang tua juga sangat penting.

“Saya harapkan peran serta KUA dan Mahkamah Syariah untuk melakukanlah sosialisasi, sehingga angka perceraian dapat diminimalisir. Selain itu saya juga meminta peran serta orang tua dalam permasalahan ini juga harus ada,"pinta Dailami.

Sedangkan menyangkut kasus penipuan secara online, dirinya berharap agar masyarakat dapat menggunakan IT secara hati-hati,"Jangan mudah tergiur dengan janji-janji manis melalui aplikasi yang ujung-ujungnya tertipu,”ujar Dailami.

Dailami menghimbau masyarakat harus teliti dan pelajari ataupun bertanya kepada orang yang lebih paham, agar tidak tertipu karena modus penipuan sekarang cukup membuat terpedaya dan tidak sedikit yang telah menjadi korban.

Dalam kesempatan itu, orang nomor dua di Kabupaten penghasil kopi arabika itu meminta agar laporan dana desa dibuat dengan sebaik-baiknya dan dapat dipertanggung jawabkan, sehingga tidak tersandung kasus hukum, "Reje Kampung hendaklah buat laporan dana desa anda dengan baik dan bisa dipertanggung jawabkan, agar tidak tersandung kasus hukum nantinya," tutup Dailami.

Sebelumnya Camat kecamatan Permata, Wien Agus Ismahdar  menyampaikan, selamat datang kepada seluruh peserta Rapat Koordinasi sinergitas baik dari unsur Forkopimda, Forkopimcam, para Camat dan mukim kampung di kantor Camat Permata.

Dia juga beharap agar rakor tersebut dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Dalam kesempatan itu Camat Permata itu memaparkan program yang telah dan akan berjalan di Kecamatan Permata.

"Kami mohon dukungan dan saran dari pimpinan dan juga dari seluruh unsur yang hadir saat ini agar Kecamatan Permata kedepannya semakin sukses,"pintanya.

Rakor tersebut turut dihadiri, Ketua DPRK Bener Meriah yang diwakili Wakil I, Kapolres Bener Meriah yang diwakili oleh Wakapolres, Dandim 0119 Bener Meriah yang diwakili oleh Kasdim 0119 Bener Meriah, Perwakilan Kejari Simpang Bener Meriah,  Plt Asisten I Setdakab Bener Meriah. Para camat dan unsur Forkompimcam dalam wilayah Kabupaten Bener Meriah, serta  Perwakilan forum Reje, imum dan mukim.[]

Komentar

Loading...