Kasus peredaran ijazah palsu yang diduga berasal dari Dinas Pendidikan Kabupaten Bener Meriah adalah merupakan bom waktu bagi oknum pelaku. “Bagi oknum pelaku kesalahan ini adalah bom waktu, karena kasus yang terbongkar hari ini adalah merupakan ijazah beberapa tahun lalu, dan saat ini sudah ditangani penegak hukum," kata Sekda Bener Meriah, Drs Haili Yoga pada saat dikonfirmasi awak media di ruang kerjanya, Kamis (21/1/2021) “Hari ini kebetulan ditangani oleh pihak berwajib kita berikan ruang kepada mereka agar persoalan ini jangan timbul multi tafsir," ujarnya.

Tim Gabungan Rapid Test Pengguna Jalan di Bener Meriah

ISTIMEWATim gabungan Polres Bener Meriah menghentikan pengendara
A A A

BENER MERIAH - Tim gabungan yang dipimpin Kabag OPS Polres Bener Meriah AKP Syabirin melaksanakan Rapid Test gratis terhadap penguna jalan yang melintas di Pos pelayanan OPS Lilin 2020 di jalan Bireuen-Takengon, Simpang Balik, Kamis (31/12/2020).

BACA JUGA:Dewan Minta Pemko Sabang Awasi Tempat Penginapan

Kapolres Bener Meriah, AKBP Siswoyo Adi Wijaya SIK melalui Kasubbag Humas Polres Bener Meriah, Ipda Iwan AK mengharapkan agar masyarakat tetap taat dalam hal penerapan Protokol kesehatan guna mencegah penyebaran virus Corona.

Dalam kegiatan yang digelar tersebut, sebanyak 30 masyarakat penguna jalan yang mengikuti rapid Test.

"Sebanyak 30 orang yang dirapid, 29 orang diantaranya hasilnya non reaktif dan 1 orang reaktif. Untuk yang reaktif sudah diarahkan ke posko satgas penangan Covid-19 Kabupaten Bener Meriah," kata Ipda Iwan AK melalui keterangan tertulis yang diterima wartawan.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...