Pengamat Kebijakan Publik, Dr. Nasrul Zaman, ST, M.Kes kembali menjadi narasumber peHTem edisi Senin, 28 November 2022 episode ke 29 Tahun ke 3 dengan tema: Pemko Banda Aceh Terutang Akibat Mantan Bankir Tak Becus Pimpin Kota? yang dipandu oleh host Siti Aminah, S.IP, M.MLS, Jangan lupa like share comment and subsribe.

Tim Gabungan Gelar Razia Penertiban Kendaraan Umum

SamsuddinTim gabungan sedang melaksanakan razia kendaraan umum
A A A

ACEHIMAGE.COM – Petugas gabungan yang terdiri dari Dinas Perhubungan Bener Meriah, Satlantas Polres Bener Meriah, Satpol PP, Polisi Militer (PM ) dan Organisasi angkutan darat (Organda) setempat menggelar razia gabungan pengawasan dan penertiban angkutan barang dan orang.

Razia tersebut diagendakan selama seminggu yang telah berlangsung sejak 17  hingga 25 Oktober 2022 mendatang di beberapa titik wilayah Kabupaten Bener Meriah.

Kepala Dinas Perhubungan Bener Meriah, Abdul Gani kepada awak media di ruang kerjanya Rabu 19 Oktober 2022 menyampaikan, razia pengawasan dan penertiban angkutan barang serta orang itu merupakan kegiatan rutinitas setiap 6 bulan sekali sebagaimana perintah Menteri Perhubungan dalam menertibkan kendaraan layak pakai.

“Kendaaran angkutan barang dan orang sangat rentan terjadi kecelakaan apabila tidak dilakukan pengecekan secara berkala, justru itu dalam penertiban ini selain kita melakukan sosialisasi kita juga langsung melakukan penindakan,”kata Abdul Gani.

Sesuai dengan perintah undang-undang, lanjut Abdul Gani,  keselamatan kendaraan angkutan barang dan orang menjadi tugas  Dishub untuk melakukan pengawasan layak atau tidak layaknya.

Alhamdulillah, untuk wilayah tengah alat pengujian kendaraan yang berfungsi saat ini adalah Kabupaten Bener Meriah, justru itu, untuk wilayah tengah ini kita dianjurkan untuk menertibkan kelayakan kendaraan mulai pengecekan Ban, rem.

“Pihak Kepala Balai Perhubungan mengarahkan untuk wilayah tengah, mulai dari Aceh Tengah, Gayo Lues, Aceh Tenggara melakukan pengecekan di Bener Meriah karena dianggap sudah layak, ,”ujar Abdul Gani.

Dijelaskan Abdul Gani, terkait kelayakan kendaraan jangan dianggap sepele, sebab kecelakaan terbesar terjadi di daratan di seluruh Indonesia. Justru itu kendaraan angkutan barang dan orang wajib dilakukan pengecekan secara berkala.

Disisi lain, Abdul Gani menegaskan, tujuan dari razia gabungan ini selain untuk pengecekan kelayakan kendaraan umum, juga mensosialisasikan bongkar muat barang harus di terminal begitu juga angkutan orang wajib masuk terminal.

Semnetara itu, Kabid Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Supriardi menjelaskan, hingga saat ini kendaraan yang terjaring razia yang KIR nya mati sebanyak 32 unit dengan rincian, hari Selasa sebanyak 18 kendaraan, dan haris ini sebanyak 14 kendaraan.

Sedangkan untuk kendaraan yang tidak ada KIR langsung ditindak pihak Satlantas Polres Bener Meriah. terangnya.

Sementara, Kapolres Bener Meriah melalui Kasat lantas Polres Bener Meriah, Ipda Sofyan Kurinawan SH menerangkan, sejauh ini pihaknya telah menindak 2 kendaran umum dan 37 teguran.

Mudah-mudahan melalui razia gabungan ini, masyarakat pengendara roda empat khususnya angkutan barang dan orang benar-benar memperhatikan kelayakan kendaraan guna untuk meminimalisir angka kecelakaan.

“Hingga hari ini, kita masih mendapati truk yang bongkar muat di badan jalan yang seharusnya sudah ada terminal untuk bongkar muat tersebut,”ungkap Sofyan.

Selain itu, tambah Sofyan, pihaknya juga melakukan giat simpatik dan humanis dalam menindak pengguna kendaraan roda dua yang tidak menggunakan helm. Terangnya.[]

Komentar

Loading...