Teuku Raja Keumangan SH MH, Sekretaris Fraksi Partai Golkar narasumber peHTem edisi Kamis 29 Juli 2021 episode 60 dengan tema: DPRA Diminta Bentuk Pansus Dana Siluman, Kemana Mengalir Dana Apendiks? dipandu oleh host Indah Rastika Sari. Jangan lupa subsribe like share dan comment.

Terkait Tapal Batas Dailami Akan Temui Gubernur Aceh

SamsuddinPlt Bupati Bener Meriah Dailami didamping Camat Permata saat diwawancarai awak media
A A A

BENER MERIAH – Plt Bupati Bener Meriah, Dailami akan menemui Gubernur Aceh Nova Iriansyah terkait tapal batas antara Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Utara.

“Besok saya akan jumpai bapak Gubernur Aceh, kebetulan besok ada rapat luar biasa masalah Bank Aceh di Banda Aceh setelah itu saya akan temui Gubernur Aceh untuk membicarakan persoalan tapal batas antara Aceh Utara dengan Bener Meriah,” kata Plt Bupati Bener Meriah, Dailami, Senin, 13 Juli 2021

Dailami menyebutkan, sebagai salah satu pertimbangan gubernur nantinya saya akan membawa hasil yang dilakukan masyarakat Bener Meriah hari ini baik dokumen tasi maupun harapan masyarakat yang telah dfituangkan dalam petisi untuk mempertahankan kedua Kampung yang masuk ke Aceh Utara.

Guna untuk mempertahankan Rikit Musara dan Pasir Putih kembali ke Bener Meriah sebelum diputuskan Mengari, semua langkah akan kita lakukan termasuk akan menjumpai Kemendagri.

“Insyaallah jika memungkinkan kita juga akan menjumpai Presiden demi mempertahankan kampung Rikit Muasara dan Pasir Putih. Kita akan bermohon agar wilayah tersebut tetap menjadi wilayah Bener Meriah,” ungkap Dailami

Dalam kesempatan itu, Dailami menyebutkan, terkait persoalan tapal batas Aceh Utara dengan Bener Meriah ini yang akan memutuskan Mendagri yang akan diputuskan pada bulan Agustus mendatang. Karena antara Pemerintah Bener Meriah dan Aceh Utara tidak ada keputusan terkait tapal batas maka untuk memutuskannya menjadi wewenang Mendagri.

Jika dilahat secara peta Topdam, itu sama-sama kita litah batas Aceh Utara sudah terlalu masuk ke wilayah Bener Meriah. “Untuk itu kita berupaya wilayah kita tersebut jangan diambil oleh Aceh Utara. Justru itu sama-sama kita perjuangkan,” pinta Dailami

Untuk mempertahankan kedua Kampung tersebut kita akan memperjuangkan secara bersahaja. Karena ini bukan jamanya lagi main kekerasan. “Tidak bolah berjuang secara kekerasan, tetapi kita harus berjuang menenpuh jalur politik, kedekatan dan bersahaja,” ucap Dailami.[]

 

 

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...