Warga Kota Banda Aceh, Yulindawati, kembali menjadi narasumber peHTem edisi Kamis 7 Juli 2022 episode ke 92 Tahun ke II dengan tema: DPRK Banda Aceh Terima LPJ Walikota, Pansus Utang Bubar?, yang dipandu oleh host Siti Aminah, Jangan lupa like share comment and subsribe.

Terkait Pelaksanaan MTQ Tingkat Aceh Ini Kata Kadis Kominfo Bener Meriah

For acehimage.comKepala Dinas Kominfo Bener Meriah, Ilham Abdi SSTP MAP
A A A

ACEHIMAGE.COM – Pemerintah Provinsi Aceh mengagendakan perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) tingkat provinsi dua tahun sekali, mendapatkan kesempatan sebagai tuan rumah tentu bukan waktu yang singkat untuk menunggunya.

Setiap Kabupaten yang ditunjuk menjadi tuan rumah tentu harus memaksimalkan kesempatan itu dengan baik, pasalnya, dalam mendapatkan giliran menjadi tuan rumah bisa menunggu hampir dua generasi.

Kesempatan menjadi tuan rumah tidak dapat ditentukan kapan waktunya, dan jika pun menjadi tuan rumah kembali belum tentu semua masyarakat di satu Kabupaten diberi Allah kesempatan untuk kembali menyaksikan MTQ berikutnya.

Provinsi Aceh terdiri dari 23 Kabupaten/Kota, jika MTQ di helat dua tahun sekali maka 46 tahun semua Kabupaten baru  mendapatkan giliran menjadi tuan rumah.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bener Meriah, Ilham Abdi dalam rilisnya, Senin, 30 Mei 2022 menyebutkan, bila sebuah kabupaten mendapat kesempatan emas menjadi tuan rumah pelaksana MTQ provinsi Aceh, akan disambut dengan suka cita. Bukan hanya  Pemda selaku penyelenggara akan bersungguh-sungguh, namun masyarakat sebagai tuan rumah “rindu” dan tidak mau melepaskan kesempatan  emas ini.

Kesempatan emas yang belum tentu akan  bisa dinikmati kembali oleh  masyarakat setempat, karena rentang waktu untuk menyelenggarakan hajatan yang sama butuh waktu yang sangat lama mencapai 46 tahun.

Mendapat kesempatan emas menjadi tuan rumah MTQ XXXV (35) Provinsi Aceh, sudah pasti  Pemda Bener Meriah serius melaksanakan kegiatan, walau negeri ini belum pulih akibat amukan corona. Demi suksesnya MTQ ke 35 di Bener Meriah anggaran yang digelontorkan mencapai Rp8 Miliar bersumber dari APBK.

Menurut  Ilham Abdi, event yang berlangsung  puluhan tahun sekali itu untuk sebuah kabupaten, merupakan event yang dirindukan dan dinanti masyarakat.

“Kita bisa melihat bagaimana kerinduan masyarakat untuk menyukseskan event yang baru akan didapat kembali 46 tahun mendatang. Dukungan masyarakat terlihat luar biasa, khususnya di sekitar arena pertandingan, tempat pemondokan para kafilah,” sebut Ilham.

Semula, sebut Ilham, pusat kegiatan MTQ ke 35  ini akan dipusatkan di gedung Bener Meriah Convention Center (BMCC) yang terletak di Kampung Wono Sobo, Kecamatan Wih Pesam.

Namun  karena ada faktor teknis, pelaksanaan MTQ Provinsi Aceh di Bener Meriah akan dipusatkan pelaksanaanya di lapangan pacuan kuda Sengeda. “Insya Allah kegiatanya akan sukses,” ujar Ilham.

Pihaknya yakin agenda ini akan sukses karena mendapat dukungan dari masyarakat dan semua pihak, dimana kesempatan emas bagi Bener Meriah ini baru akan ada kembali 46 tahun mendatang.

Ilham yang senantiasa mengikuti perkembangan persiapan MTQ ke 35 di Bener Meriah yang akan dilaksanakan 18-25 Juni 2022 ini menyatakan, kesiapan untuk event ini sudah mencapai 70 persen. Hanya tinggal penyempurnaan.

“Penginapan para kafilah  yang sebagian besar berbaur dengan masyarakat, mendapat perhatian dan dukungan khusus dari masyarakat.  Warga disana akan memberikan pelayanan yang baik kepada para tamunya, demi suksesnya MTQ,”jelas Ilham.

Perhatian, keseriusan dan  dukungan masyarakat merupakan dukungan besar untuk suksesnya acara MTQ. Ilham meyakini dukungan itu mengalir bukan hanya dalam sanubari warga Bener Meriah, namun berbagai pihak lainya yang ingin mensukseskan MTQ ini.

“Insya Allah pelaksanaanya nanti akan sukses seperti yang diharapkan. Semoga sukses MTQ ke 35 ini akan menjadi penawar rindu bagi semua karena Bener Meriah baru akan mendapatkan kembali kesempatan ini 46 tahun mendatang,” katanya.

 Ilham menjelaskan dengan adanya MTQ ini kiranya bisa bangkit dari pandemi menuju generasi qurani. Karena dengan MTQ merupakan ajang membangkitkan kembali kecintaan kepada Kitab Suci Al Quran sebagai pedoman hidup.

“Saya yakin MTQ  di Bener Meriah merupakan sebuah  marwah, budaya, etika. Bagaimana bersatunya rakyat Bener Meriah sebagai tuan rumah, memberikan yang terbaik kepada tamunya,” ucap Ilham.

Ilham berharap agar seluruh elemen, baik itu panitia, ASN, TNI, Polri, masyarakat, Pers, semua pihak, mari bersama mensukseskan MTQ ke XXXV Aceh ini. Bersama bahu membahu, menampilkan yang terbaik demi Bener Meriah.[]

Komentar

Loading...