Mantan Ketua Umum Persiraja, Asri Sulaiman, menjadi narasumber peHTem edisi Senin 29 November 2021 episode 29 Tahun ke II dengan tema: Gagal Mentas Di PORA, Sepak Bola Banda Aceh Semakin Terpuruk, yang dipandu oleh host Indah Rastika Sari. Jangan lupa subsribe like share dan comment.

Terdakwa Kasus TPPU Teuku Juswin Dituntut 5 Tahun Penjara

IstSidang Kasus TPPU
A A A

BENER MERIAH – Jaksa Penuntut Umum (JPU ) Kejaksaan negeri ( Kejari ) Bener Meriah, Aulia SH menuntut terdakwa Teuku Juswin pidana penjara 5 tahun dan denda 500 juta rupiah.

Kasi Pidsus Kejari Bener Meriah itu, menuntut terdakwa Teuku Juswin dalam sidang Tindak Pidana Pencucian Uang ( TPPU )  yang digelar secara virtual di Pengadilan Tipikor, Banda Aceh. Jumat, 29 Oktober 2021.

Melalui rilisnya, Aulia SH menyebutkan, jika terdakwa tidak dapat membayar denda maka terdakwa menganti dengan pidana kurungan selama enam bulan, “Sebagaiman dalam dakwa primer pasal 3 Undang-Undang nomor 8 tahun 2010 tentang pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang,” ungkapnya.

Ia menerangkan, barang bukti yang disita  untuk negara diantaranya,  1 unit mobil Merk Nissan New Terra BL 1356 JI atas nama Teuku Juswin dan 1 unit rumah susun yang terletak di Summarecon Bekasi kelurahan Marga Mulya, Kecamatan Bekasi Utara,  Kotamadya Bekasi Jawa Barat dengan luas bangunan +-42.02 m² dengan pemilik Teuku Juswin. Ujar Aulia.

Menurutnya, Teuku Juswin didakwa melakukan tindak pidana pencucian uang dari Tindak Pidana Korupsi kegiatan pengadaan Attractant pada Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Bener Meriah, Tahun anggaran 2015 sejumlah Rp. 8.698.281.818,- (delapan milyar enam ratus sembilan puluh delapan juta dua ratus delapan puluh satu ribu delapan ratus delapan belas rupiah).

Untuk sidang sendiri ditunda sampai tanggal 5 November 2021 dengan agenda pembelaan (pledoi) dari terdakwa melalui Penasehat hukum. Sebut Aulia []

Rubrik:ACEHRILIS

Komentar

Loading...