Teuku Raja Keumangan SH MH, Sekretaris Fraksi Partai Golkar narasumber peHTem edisi Kamis 29 Juli 2021 episode 60 dengan tema: DPRA Diminta Bentuk Pansus Dana Siluman, Kemana Mengalir Dana Apendiks? dipandu oleh host Indah Rastika Sari. Jangan lupa subsribe like share dan comment.

Tepis COVID Tak Terkendali, Luhut: Masalah Diselesaikan Satu per Satu

DETIK.COMMenteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan
A A A

Jakarta - Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, menepis kondisi COVID-19 di Indonesia tak terkendali. Luhut mengakui memang ada banyak masalah namun satu per satu masalah tersebut telah diselesaikan.

Pernyataan itu disampaikan dalam konferensi pers yang disiarkan di akun YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (6/7/2021). Luhut awalnya memaparkan mengenai kaitan penurunan mobilitas dengan penurunan jumlah kasus Corona.

"Menurut analisis kami dibutuhkan penurunan mobilitas minimal, saya ulangi minimal, 30 persen dan ini sudah brief ke semua teman-teman polisi maupun TNI, dan para gubernur para bupati dan wali kota, 30 persen untuk menurunkan kenaikan kasus," kata Luhut yang juga koordinator PPKM darurat di Jawa dan Bali.

Namun Luhut berharap penurunan mobilitas itu bisa sampai 50 persen. Jika target itu tercapai, Luhut berharap pekan depan kasus Corona mulai melandai.

"Jadi kalau kita bisa tadi mobilitas ini kita manage sampai minus 30 tapi yang paling baik minus 50 karena minus 50 itu menghadapi tadi Delta varian. Sekarang ini masih di angka 26 yang paling tertinggi atau mungkin 27, tapi itu hari baru kemaren.

Jadi kita berharap kalau bisa dalam minggu ini kita bisa dekat 50, 50 persen maksud saya, saya kira minggu depan kita akan mulai lihat flattening kemudian kita melihat secara perlahan akan mulai menurun," ujar dia.

Luhut mengatakan upaya penurunan kasus Corona ini merupakan kerja semua pihak. Barulah dia menyampaikan bantahan mengenai kondisi di Indonesia tak terkendali.

"Jadi ini semua kerja sama kita sama kita, jadi kalau ada yang bilang semua tidak terkendali sangat tidak benar. Bahwa ada masalah, sangat banyak masalah tetapi masalah ini satu per satu kami kira kita selesaikan dengan baik," tutur dia.[]

Rubrik:NASIONAL

Komentar

Loading...