Sebanyak 281 warga Rohingya melarikan diri dari kamp penampungan sementara di BLK Lhokseumawe, Aceh. Mereka datang dalam dua gelombang, yaitu gelombang pertama terdampar di Aceh Utara sebanyak 99 orang, lalu di Kota Lhokseumawe sebanyak 297 orang. Total dari kedua gelombang itu 396 orang yang ditampung di Kamp BLK Lhokseumawe. “Mereka meninggalkan kamp tanpa sepengetahuan petugas. Mereka menggunakan jasa pihak ketiga untuk menyeberang ke Malaysia, karena sejak awal memang tujuan mereka Malaysia,” kata Mitra.

Peringati Hari Disabilitas Internasional

Sulaiman Santuni Para Tunanetra

ISTIMEWAAnggota DPRA, Sulaiman SE memberi santunan kepada kaum tunanetra
A A A

BANDA ACEH - Persatuan Tuna Netra Aceh (Pertuna) memperingati hari ulang tahun disabilitas Internasional, Kamis (3/12/2020). Acara ini berlangsung di Aula SMP Negeri 3 Banda Aceh.

Ketua Panitia, M Nur yang juga disabilitas Aceh dalam sambutannya meminta pemerintah untuk dapat memperhatikan mareka para kaum disabilitas secara maksimal.

Dihadapan anggota DPR Aceh Sulaiman SE M Nur menyebutkan, selama pandemi Covid-19, para tunanetra kesulitan mendapatkan penghasilan, namun belum ada perhatian pemerintah Aceh.

"Pemerintah Aceh harus serius memperhatikan nasib kami, kami juga butuh perhatian," pinta M Nur.

Dalam kesempatan tersebut, anggota DPRA dari Fraksi Partai Aceh Sulaiman SE yang hadir pada acara tersebut mengaku siap mengadvokasi aspirasi mereka. Ia secara tegas meminta pemerintah peduli terhadap kaum disabilitas.

Dalam kesempatan tersebut, politisi muda ini juga siap membantu program untuk Pertuna Aceh agar lembaga dan para tuna netra ini mendapat hak sama seperti masyarakat yang lain.

"Terutama persolan peningkatan kesejahteraan ekonomi, saya akan bantu untuk modal usaha dalam anggaran APBA tahun berikutnya," ujar Sulaiman.

Diakhir kegiatan tersebut, Sulaiman menyerahkan santunan untuk para Tunanetra yang terhimpun dalam Pertuna Aceh.

"Tahun depan, saya akan coba mempelajari nomenklatur APBA yang bisa dialokasikan anggaran untuk saudara saya yang berkebutuhan khusus ini, baik untuk pemberdayaan ekonomi maupun untuk kegiatan lain guna menunjang keberlangsungan lembaga Pertuna," tutup Sulaiman.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...