Seorang warga Cot Gapu Kecamatan Kota Juang, Bireuen yang berdomisili di Lampriet, Kuta Alam Banda Aceh meninggal dunia saat sedang menikmati makan siang di salah satu warung nasi yang berada di kawasan Peunayong, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, Senin (25/5/2020).

Sudah Sembuh, RSUZA Perbolehkan Tiga PDP Covid-19 Pulang

ISTIMEWAJuru Bicara Covid-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani (SAG)
A A A

BANDA ACEH -- Tiga Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Positif Covid-19 di Rumah Sakit Umum dr Zainoel Abidin Banda Aceh (RSUZA) dinyatakan sembuh dan dikembalikan ke Dinas Kesehatan kabupaten/kota, namun diminta untuk selanjutnya tetap dilakukan tindakan pengawasan.

Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Covid-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani (SAG) setelah memperoleh laporan tertulis dari Direktur RSUZA Banda Aceh Dr dr Azharuddin Sp OT K-Spine FICS, sekira pukul 11.30 Wib, Minggu (5/4/2020).

Informasi Jubir Covid-19 tak mungkin menyampaikan informasi ke publik sebelum ada kejelasan dari otoritas teknis.

"Jadi semuanya harus jelas, Informasi Jubir Covid-19 tidak boleh bias,” tegas SAG yang menolak menjawab awak media sejak Sabtu, 04-04-2020, malam.

Kemudian SAG menjelaskan, ketiga Pasien Dalam Pengawasan (PDP) konfirmasi Positif Covid-19 yang dilaporkan yang sudah sumbuh masing-masing Tn IB (60 tahun) asal Aceh Besar, Tn YRP (23 tahun) asal Aceh Besar, dan Ny IF (60 tahun) dari Banda Aceh.

Pihak RSUZA Banda Aceh juga mendapat laporan dari Dinas Kesehatan Aceh terkait pemeriksaan terakhir swab ketiga pasien tersebut, pada Sabtu (04-04-2020), pukul 20.00 wib.

ODP Bertambah

Kemudian SAG menyampaikan data akumulatif Covid-19 Aceh berdasarkan laporan Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 dari 23 kabupaten/kota.

Ia menjelaskan bahwa jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) per tanggal 5 April 2020, pukul 17.00 Wib, bertambah sebanyak 52 orang di seluruh Aceh.

Jumlah ODP kemarin, Sabtu (4/4/2020), sebanyak 1.176 kasus, dan hari ini, Minggu 5 April 2020 menjadi 1.228 kasus.

Sementara ODP dalam proses pemantauan, kata SAG, sebanyak 807 kasus, dan ODP sudah selesai masa pemantauan sebanyak 421 kasus.

“ODP dalam pemantauan harus menyelesaikan masa isolasi mandiri selama 14 hari, sejak ia kembali dari wilayah penularan Covaid-19, baik dari dalam maupun luar negeri,” kata SAG.

Lebih lanjut SAG mengatakan, jumlah Pasien dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 54 orang. yakni yang sedang dalam perawatan di rumah sakit rujukan di RSUZA Banda Aceh, dua kasus.

Sedangkan PDP lainnya dirawat di rumah sakit rujukan di kabupaten/kota. Kemudian PDP yang pernah dirawat dan sudah pulang sebanyak 45 kasus dan PDP yang meninggal sebanyak satu kasus.

“PDP yang belum ada konfirmasi dan meninggal satu kasus. Kemudian keluar hasil laboratorium dan terbukti Negatif,” jelasnya.

Jumlah PDP konfirmasi Positif Covid-19 sebanyak 5 kasus, yakni satu dirawat di RSUZA Banda Aceh, tiga PDP Positif Covid-19 telah sembuh dan diperbolehkan pulang untuk proses pengawasan di rumahnya.

"Jadi ada satu PDP konfirmasi positif telah meninggal, Maret 2020," ujarnya.

Walaupun sudah ada tiga pasien Positif Covid-19 dinyatakan sembuh kata SAG, namun kewaspadaan dan upaya-upaya pencegahan penularan virus corona wajib dilakukan.

Menjaga jarak fisik (physical distancing) dan tidak berkumpul (social stancing) merupakan ikhtiar yang wajib diterapkan dalam kehidupan semua orang saat ini.

“Yang penting semua kita berikhtiar secara maksimal serta memohon kepada Allah SWT senantiasa melindungi masyarakat Aceh dari segala ancaman termasuk dari virus corona saat ini,” tutup SAG.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...