Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani (SAG) melaporkan penambahan dua orang kasus baru positif terinfeksi virus corona dan dua orang pasien Covid-19 dilaporkan meninggal dunia, Senin (3/8/2020).

Didampingi Pengacara

Sofyan Resmi Laporkan Wali Kota ke Polres Lhokseumawe

SAID AQILSofyan (37) resmi melaporkan Wali Kota Lhokseumawe Suadi Yahya ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Lhokseumawe
A A A

LHOKSEUMAWE - Sofyan (37) resmi melaporkan Wali Kota Lhokseumawe Suadi Yahya ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Lhokseumawe, Senin (13/07/2020). Ia didampingi Pengacaranya dari Kantor Hukum M Teguh Pribadi SH dan Partner.

Terlapor diadukan ke Polres Lhokseumawe oleh Sofyan atas tuduhan kasus pencemaran nama baik atau penghinaan yang dilakukan oleh Wali Kota Suaidi Yahya terhadapat Pelapor Sofyan.

Wali Kota Lhokseumawe sebagai terlapor resmi diadukan ke Polres Lhokseumawe berdasarkan yang tertuang dalam Surat Polisi Tanda Bukti Lapor Nomor: 213/VII/2020/Aceh /Rs Lsmw yang ditanda tangani oleh AIPDA Fahrul.

“Wali kota Lhokseumawe resmi telah kami laporkan ke Polres Lhokseumawe atas kasus pencemaran nama baik yang dilakukan terhadap sofyan salah seorang yang berprofesi sebagai pedagang di Lhokseumawe,”kata M teguh Pengacara Sofyan saat keluar dalam ruang SPKT Polres setempat sembari menunjukkan surat laporan polisi.

Teguh menjelaskan, pelapor merasa dirugikan atas pernyataan dari Walikota Lhokseumawe yang menyebut dirinya sebagai provokator yang mempengaruhi para pedagang pada saat melakukan unjuk rasa memprotes kutipan liar yang dilakukan oleh preman akhir tahun 2019 lalu.

Disamping itu, dalam hal ini karena pelapor juga merasa telah dihina oleh seorang pejabat Publik Kota Lhokseumawe, karena menyebut namanya ‘Sofyan Hitam’ dan sebagai Provokator. Terlapor merasa panggilan Provokator dan Sofyan hitam mengandung unsur penghinaan dan pelecehan.

“Maka hari ini kami secara resmi melaporkan kasus pencemaran nama baik ke Polres Lhokseumawe atas tuduhan bahwa Sofyan Hitam sebagai provokator yang disampaikan oleh Walikota Lhokseumawe di Aula setda dalam rapat Forkompimda,”terangnya.

Lebih jelas kata Teguh, Penting menempuh jalur hukum agar tuduhan provokator yang dilakukan oleh wali kota tersebut nantinya bisa dibuktikan melalui proses peradilan,
karena untuk menguji dan membuktikan bahwa tuduhan seorang provokator hanya bisa melalui pengadilan,” tegasnya.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...