Dirlantas Polda Aceh, Kombes. Pol. Dicky Sondani, SIK, MH yang diwakili Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Aceh, Kompol. T. Zainal Amri, SH, SIK menjadi narasumber peHTem edisi Senin 30 Mei 2022 episode ke 81 Tahun ke II dengan tema: Pelat Hitam Atau Pelat Putih?, yang dipandu oleh host Siti Aminah, Jangan lupa like share comment and subsribe.

Disperindag Bener Meriah

Sidak Pasar Terkait Harga Minyak Goreng

For acehimage.comDisperindag Bener Meriah sidak pasar didampingi Asisten II dan Sat Intelkam Polres Bener Meriah
A A A

ACEHIMAGE.COM – Pemerintah daerah melalui Dinas Perdagangan Kabupaten Bener Meriah yang turut didampingi Asiseten II Setdakab Bener Meriah dan Sat Intelkam Unit II bagaian Perekonomian Polres Bener Meriah melakukan sidak pasar terkait harga minyak goreng.

Sidak yang dilakukan tersebut, selain memastikan penyaluran minyak goreng ke distributor maupun ke pedagang pasar tradisional dalam wilayah Kabupaten Bener Meriah, juga untuk menindaklanjuti surat Kepala Dinas Perdagangan Aceh No. 510/0432/PDN/I/2022, tanggal 20 Januari 2022, tentang Penyediaan Minyak Goreng Kemasan.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perdagangan Bener Meriah, Abdul Kadir melalui keterangan tertulisnya yang diterima media ini, Rabu, 26 Januari 2022.

“Hari ini Dinas Perdagangan Kabupaten Bener Meriah bersama Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Bapak drh Sofyan dan Sat Intelkam Polres Bener Meriah meninjau,  sekaligus memantau langsung  penyaluran minyak goreng, baik ditingkat Distributor maupun di pedagang pasar tradisional dalam wilayah Kabupaten Bener Meriah," katanya.

Sebagaimana diketahui, Pemerintah melalui Menteri Perdagangan telah menetapkan kebijakan satu harga minyak goreng baik kemasan premium maupun kemasan sederhana dengan harga Rp14 ribu per liter dan ini  telah disosialisasikan kepada produsen dan retail modern.

Ditegaskan Abdul Kadir, untuk Ritel Modern (Indomart, Alfamart dan sejenisnya) sudah ditetapkan sejak tanggal 19 Januari 2022 menjual minyak goreng semua merk dengan satu harga yakni Rp14 ribu per liter. Sedangkan untuk pedagang tradisional diberikan waktu satu minggu untuk melakukan penyesuaiaan.

“Kita dari Dinas Perdagangan Kabupaten Bener Meriah, dalam pelaksanaan penyaluran minyak goreng melalui ritel modern dan pasar tradisional, akan selalu berkoordinasi dengan APRINDO (Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia)  serta  Distributor  secara aktif untuk menjalin kerjasama dengan produsen,” ungkap Abdul Kadir

Abdul Kadir menghimbau masyarakat tidak khawatir tentang persediaan minyak goreng satu harga, sebab, setiap Ritel Modern di Bener Meriah telah mendistribusikannya. Untuk itu masyarakat jangan sampai panic buying (membeli kebutuhan dan menimbunnya  dalam jumlah banyak).

Ditambahakan Kadis Perdagangan itu, pihaknya akan selalu melakukan pemantauan secara rutin, baik di tingkat distributor maupun pedagang pasar tradisional untuk memastikan harga minyak goreng.

“Dari hasil pantauan kita hari ini di lapangan, para pedagang masih menjual minyak goreng di kisaran harga Rp20 ribu hingga Rp22 ribu per liter di tingkat pasar tradisional, karena mereka berdalaih itu masih merupakan stok sebelum penyesuaian minyak goreng kemasan,” imbuhnya

Sementara untuk asar Ritel Modern harga telah sesuai dengan kebijakan pemerintah namun terpantau di lapangan kekurangan dalam jumlah pasokan hal tersebut telah dilaporkan ke Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh. Jelasnya.

“Kita akan  selalu  memonitoring, mudah-mudahan tidak ada yang berani menimbun, apabila ditemukan toko ritel modern dan pedagang yang masih menjual minyak goreng dengan harga di atas HET (Harga Eceran Tertinggi), kita tidak akan segan untuk memberikan sanksi,” tandas Abdul Kadir

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...