Seorang pasien berstatus dalam pengawasan (PD) berinisial M (60), warga sebuah desa di Kabupaten Aceh Barat, meninggal dunia dalam perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Iskandar Muda, Kabupaten Nagan Raya, Aceh. Pasien perempuan ini meninggal dunia setelah menjalani perawatan medis sejak awal Juli lalu, setelah dirujuk dari RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat pada Jumat (3/7) sore jelang petang.

Dilantik Sebagai Ketua DPRK Banda Aceh

Siapa dan Bagaimana Kiprah Farid Nyak Umar?

AK JAILANIFarid Nyak Umar ST
A A A

Farid Nyak Umar ST resmi dilantik sebagai Ketua DPRK Banda Aceh  dalam sidang paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Kota Banda Aceh dalam rangka pengucapan sumpah janji Pimpinan DPRK Banda  Aceh masa jabatan 2019-2024 oleh ketua pengadilan Negeri Banda Aceh Ainal Mardhiah SH MH. Farid dilantik bersamaan dua Wakil ketua yakni Usman SE dan Isnaini Husda SE, Selasa (8/10/2019).

Paripurna DPRK Banda Aceh saat itu dipimpin oleh Ketua sementara, Tati Meutia Asrama.

Farid merupakan anggota dewan dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang maju lewat daerah pemilihan (dapil) Banda Aceh 2. Seperti diketahui, PKS mendapat lima dari 30 kursi DPRK Banda Aceh. Kelima kursi parlemen tersebut diraih oleh Tati Meutia Asmara, Devi Yunita, Farid Nyak Umar, Tuanku Muhammad, dan Irwansyah.

Farid Nyak Umar ST menandatangani naskah pelantikan Pimpinan DPRK Banda Aceh di gedung paripurna kantor setempat. | AK JAILANI

Itu sebabnya, PKS yang merupakan partai peraih suara terbanyak di DPRK Banda Aceh, sehingga secara aturan berhak untuk menjadi pimpinan di lembaga tersebut.

Dari lima perwakilan PKS yang berhasil menduduki kursi Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, akhirnya Farid ditunjuk sebagai ketua DPRK oleh DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Banda Aceh dan ditetapkan dalam rapat paripurna. Lantas siapa Farid Nyak Umar?

Menurut penelusuran media acehimage.com yang dirangkum dari berbagai sumber, Farid merupakan putra kelahiran Beurenun, Kabupaten Pidie pada 30 Juni 1978. Dia merupakan anak dari pasangan (Alm) H Nyak Umar Hasan dan Hj Johari Abdullah Ali.

Politisi muda tersebut sudah dikarunia dua orang anak yang bernama Syathira Az-Zahra dan Muhammad Syathir Al- Fatih, dari pernikahannya dengan Santi Zuhra.

Penyerahan Palu Sidang dari Ketua Sementara, Tati Meutia Asmara kepada Ketua definitif DPRK Banda Aceh, Farid Nyak Umar. | AK JAILANI

Suami dari Santi Zuhra ini bukan wajah baru di lembaga DPRK Banda Aceh. Dia sudah pernah menjadi Ketua Komisi D DPRK Banda Aceh (2014-2016), Sekretaris Fraksi PKS DPRK Banda Aceh (2014-2016), Tenaga Ahli Fraksi PKS DPRK Banda Aceh (2010-2014), Sekretaris Komisi C DPRK Banda Aceh (2006-2009), bahkan peserta muda terbaik pendidikan Lemhanas RI (2007).

Ternyata tak hanya itu, ayah dari dua orang anak ini pernah jadi sebagai anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRK Banda Aceh (2004-2009 dan 2014-2016), ketua Panitia Khusus DPRK Banda Aceh (2004-2009 dan 2014-2016) dan Menjadi narasumber dalam kegiatan seminar, talk show dan dialog interaktif (2004-2009& 2014-2016).

Selain sudah pernah berkiprah di Dewan Perwakilan Rakyat Kota Banda Aceh tokoh muda ini yang sekarang ini berdomisili di Gampong (Desa) Beurawe, Kecamatan Kuta Alam juga memiliki segudang pengalaman dibidang organisasi, berdasarkan data yang diperoleh media acehimage.com  diantaranya; Ketua Komite untuk Rakyat Palestina (KNRP) Kota Banda Aceh (2012-2014, 2017 hingga sekarang), Kabid & Trainer LMT TRUSTCO Banda Aceh (2003-2005), Bidang Kaderisasi KAMMI Aceh (2000-2002), Ketua Umum UKM FOSMALDK Unsyiah (2000-2001), Sekretaris Umum Himpunan Mahasiswa Hidroteknik FT Unsyiah (2000-2001),Direktur TPAAI Wustha Perumnas Jeulingke (2000-2002).

Ketua DPRK Banda Aceh Farid Nyak Umar melakukan salam komando dengan anggota DPR RI dari Fraksi PKS, Nasir Djamil.| AK JAILANI

Ketua Umum FUAT LDK Fakultas Teknik Unsyiah (1999-2000), Kabid Mushalla Al-Hadid LDK Unsyiah Teknik Unsyiah (1998-1999), Ketua IV Ikatan Remaja Masjid Al-Wustha Jeulinke (1996-1998), Ikatan Siswa Kader Dawah (ISKADA Aceh (1994-1996) dan Indonesia Karate Do (INKADO) Dojo Panther Banda Aceh (1994-1996).

Acehimage.com juga merangkum riwayat Ketua DPRK Banda Aceh Farid Nyak Umar ST dalam bidang kepartaian, saat ini dia menjabat Sekretaris Majelis Pertimbangan Wilayah Wilayah (MPW) PKS Provinsi Aceh (2018-2020), Ketua Mejelis Pertimbangan Daerah (MPD) PKS Kota Banda Aceh (2015-2020), Wakil Ketua Umum DPD PKS Kota Banda Aceh (2010-2015), Ketua Bapilu DPD PKS Kota Banda Aceh (2005-2006), Ketua DPC PKS Kecamatan Syiah Kuala (2003-2005), Ketua DPC PKS Kecamatan Syiah Kuala (2001-2003), Kabiro Kepanduan Partai (PK) Provinsi NAD (2000-2001), Kabid Kaderisasi DPRa PKS Desa Jeulingke Banda Aceh (1999-2000).

Sekedar mengulang kisah, Publik tentu masih merekam jejak  Farid Nyak Umar pada pilkada 2017 lalu. Ia sempat memilih untuk mundur sebagai anggota DPRK Banda Aceh  pada 26 Oktober 2016, sedangkan posisi dia sebagai wakil rakyat diganti oleh Arida Sahputra.

Waktu itu, Farid memilih untuk mendampingi  Hj Illiza Saaduddin Djamal sebagai Calon Wakil Walikota Banda Aceh periode 2017-2022. Namun takdir belum berpihak pada pasangan Hj Illiza Saaduddin Djamal- Farid Nyak Umar. Namun kemenangan konstestan pemilihan Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota  itu jatuh kepada Pasangan lain.

Sekedar diketahui, pada pemilu legislatif tahun 2019 Farid Nyak Umar  kembali diusung oleh PKS Kota Banda Aceh untuk mewakli masyarakat daerah pemilihan (dapil) II yang meliputi kecamatan Kuta Alam. Dan suratan takdir alumni Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala ini terpilih sebagai anggota DPRK Banda Aceh.

Komentar

Loading...