Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Sabang melakukan penggeledahan Dinas Perhubungan Sabang dan SPBU Bypass, Rabu (2/12/2020). Penggeledahan dimulai dari pukul 10.00-13.00 WIB itu dipimpin Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Sabang Muhammad Razi SH. Kegiatan penggeledahan tersebut dilakukan dalam rangka mencari barang bukti terkait kasus dugaan korupsi belanja BBM/Gas dan Pelumas serta suku cadang yang bersumber dari DPPA SKPD Dinas Perhubungan Sabang tahun anggaran (TA) 2019 sebesar Rp 1.567.456.331.

Siapa Calon Ideal Kapolri Pengganti Idham Azis

NETKapolri Jenderal Idham Azis
A A A

JAKARTA - Kapolri Jenderal Idham Azis akan memasuki masa pensiun pada Januari 2021 karena sudah berusia 58 tahun. Lalu seperti apa calon dan sosok ideal penggantinya?

Idham Azis menjabat Kapolri sejak 1 November 2019, menggantikan Tito Karnavian. Sejumlah jabatan pernah dia emban. Seperti Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Polri pada periode 22 Januari 2019–1 November 2019, Kapolda Metro Jaya pada periode 20 Juli 2017–22 Januari 2019, Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Polri (Kadiv Propam) pada periode 23 September 2016–20 Juli 2017.

Idham juga pernah menjabat Inspektur Wilayah II Inspektorat Pengawasan Umum Polri pada periode 1 Maret 2016 – 23 September 2016, Kapolda Sulawesi Tengah pada periode 3 Oktober 2014-29 Februari 2016, Wakil Kepala Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Polri pada 29 Oktober 2010.

Sejumlah nama jenderal bintang dua dan tiga masuk bursa calon Kapolri pengganti Idham Azis.

Di deretan bintang dua misalnya muncul nama Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sujana, Kakorbrimob Polri Irjen Pol Nanang Revandoko, Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Lutfi, dan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Fadil Imran.

Kemudian, di deretan bintang tiga muncul nama Wakapolri Komjen Pol Gatot Edy Pramono, Kabareskrim Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo, Kabaintelkam Komjen Pol Rycko Amelza Dahniel, Irwasum Polri Komjen Pol Agung Budi Maryoto, Kabaharkam Komjen Pol Agus Andrianto, dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Boy Rafli Amar.

IPW empat persyaratan harus dipenuhi

Menurut Ketua Presidium IPW, Neta S Pane, empat syarat itu wajib dipenuhi agar calon Kapolri pengganti Idham Azis, tidak bermasalah, kapabel, mumpuni, dan promoter.

"Ada empat syarat utama yang harus diperhatikan Presiden Jokowi dalam memilih calon Kapolri pengganti Idham Azis, agar presiden tidak terjebak pada nilai perkawanan yang semu dan menyesatkan," kata Neta S Pane, Senin (16/11/2020).

Adapun, empat persyaratan tersebut yakni, calon Kapolri harus pernah menjadi Kapolda di Jawa atau di daerah rawan, agar instingnya dalam mengantisipasi Kamtibmas mumpuni dan keamanan Indonesia tetap prima.

"Kedua, calon Kapolri yang dipilih harus paham dengan manajemen dan organisasi Polri secara utuh. Sebab persoalan besar di Polri saat ini adalah penumpukan personel di jajaran tengah dan atas, mulai dari AKBP, kombes hingga jenderal yang nganggur dan tidak jelas kerjanya," imbuh Neta.

Syarat ketiga yakni calon Kapolri harus memahami kebutuhan fasilitas, sarana, dan prasarana Polri. Sehingga proyek- proyek pengadaan di Polri tepat sasaran. Pihak-pihak yang tidak memahami kebutuhan Polri tidak lagi diberikan proyek pengadaan.

Syarat terakhir yakni calon Kapolri harus paham mengenai sistem karir untuk mengembangkan tugas profesional kepolisian.

“Tujuannya agar jangan sampai ada seorang pejabat kepolisian yang bertahun-tahun bertugas di satu tempat, seperti Kapolda Bali yang sudah menjabat hampir 5 tahun dan tak kunjung dimutasi,” pungkas Neta

Rubrik:NASIONAL

Komentar

Loading...