Koordinator Masyarakat Pengawal Otsus (MPO) Aceh, Syakya Meirizal, menjadi narasumber peHTem edisi Senin 1 November 2021 episode 21 Tahun ke II dengan tema: KPK Kembali ke Aceh, Siapa Terjerat Korupsi? yang dipandu oleh host Indah Rastika Sari. Jangan lupa subsribe like share dan comment.

Di Bener Meriah

Sepanjang Oktober 2021 Karhutla Hanguskan 6 Hektar

SamsuddinAnwar Sahdi
A A A

BENER MERIAH – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bener Meriah merilis jumlah hutan dan lahan (Karhutla) yang terbakar sepanjang bulan Oktober 2021 mencapai 6 hektar.

Pada tanggal 7 Oktober 2021 lalu kebakaran terjadi di Kampung Jalung  yang menghanguskan satu unit Rumah dan lahan serai seluas 1/4 hektar. kemudian keesokan harinya kebakaran menghanguskan lahan seluas 2 hektar di wilayah Kampung Translop.

“Kemarin cukup banyak terjadi kebakaran  lahan di Kabupaten Bener Meriah, sesuai laporan tim pemadam kebakaran  kita di lapangan terjadi kebakaran lahan di empat titik,”kata Kalak BPBD Bener Meriah, Safriadi melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Bener Meriah Anwar Sahdi saat dikonfirmasi awak media, Selasa, 12 Oktober 2021 di kantor BPBD setempat.

Adapun titik kebakaran yang terjadi kemarin Senin, 11 Oktober 2021, pertama di Kecamatan Bener Kelipah tepatnya di wilayah kampung Batin Bandar Jaya yang menghanguskan seluas 4 rante atau ¼ hektar lahan yang sudah dibabat dan daunnya sudah kering sehingga terjadi kebakaran. "Untuk mengatasi kebakaran itu, kita mengarahkan tiga sampai empat armada ke TKP, alhamdulilah bisa ditangani berkat kerjasama rekan-rekan TNI dan Polri,” ujar Anwar

Pada hari yang sama, sambung Anwar kebakaran terjadi di wilayah Kecamatan Wih Pesam, itu pun hampir sama kejadiannya dengan di Batin Bandar Jaya yang itu ilalang yang sudah kering baru di babat  terbakar. Dan untuk menangani kebakaran itu, kita menerjunkan satu unit damkar.

Usai itu, kembali lagi terjadi kebakaran di Kecamatan Pintu Rime Gayo berlokasi di Kampung Menderek, untuk kebakaran di Menderek, kurang lebih 2 hektar ilalang terbakar, dan untuk memadamkan api kita menurunkan tiga unit damkar.

"Alahmdulilaih untuk kebakaran itu dapat ditangani, namun, pada saat tim damkar sedang melakukan pemadaman di Menderek kembali lagi kebakaran lahan di Kampung Alur Gading, untuk Alur Gading selain ilalang, kebun Kopi warga juga ikut terbakar," ungkap Anwar

Miris memang, kata Anwar, disaat harga kopi sedikit lebih membaik malah harus tertimpa musibah kebakaran terhadap kebun kopi yang akan memasuki masa panen. dan sepanjang bulan Oktober 2021 telah terjadi kebakaran lahan seluas 6 hektar.

Selama dalam menangani Karhutla yang terjadi di empat titik dalam sehari itu, Anwar mengaku mengerahkan seluruh damkar yang dimiliki BPBD sebanyak 9 unit siap pakai ditambah satu unit mobil tangki.

"ketika terjadi kebakaran di Kecamatan Pintu Rime Gayo, unit damkar dari posko Lampaha, Singah Mulo, dan posko Rakal itu saling bahu membahu untuk melakukan penanganan, beber Anwar.

Mengingat saat ini cuaca terik disertai angin kencang, Anwar menghimbau agar masyarakat harus berhati-hati dengan potensi kebakaran. Karena sekarang relatif berbeda dengan situasi di tahun kemarin, dimana biasanya di bulan oktober itu sudah musing penghujan, malah sekarang muncul angin kencang dan sedikit kemarau.

"Untuk itu masyarakat harus berhati-hati, karena melihat dari kejadian di empat titik itu, yang terbakar adalah lahan-lahan yang dibuka. Oleh karenanya masyarakat harus menghindari membuka lahan dengan cara menggunakan api, kalaupun harus menggunakan api harus memastikan dapat diawasi dan menggunakannya sehingga tidak menjadi bencana,”tegas Anwar. []

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...