Pimpinan Dayah Khamsatu Anwar Aceh Besar, Dr. Tgk Sirajuddin Saman, S.Pd.I, MA (Abi Doktor) menjadi narasumber peHTem edisi Kamis 26 Mei 2022 episode ke 80 Tahun ke II dengan tema: Kadis Pariwisata Aceh Undang Wulan Guritno Pamer Aurat di Nanggroe Syariah?, yang dipandu oleh host Siti Aminah, Jangan lupa like share comment and subsribe.

Gelandang Juventus

Sempat Bimbang Sepakbola atau American Football

Getty ImagesWeston McKennie salah satu pemain penting di lini tengah Juventus.
A A A

ACEHIMAGE.COM - Weston McKennie sempat bimbang mau memilih menjadi pemain sepakbola atau American Football. Gelandang berusia 23 tahun itu mencintai kedua olahraga tersebut.

McKennie mulai menekuni sepakbola pada usia enam tahun dengan bergabung ke akademi FC Phonix Otterbach. Dia kemudian pindah ke tim junior FC Dallas pada 2009 dan merantau ke Jerman untuk bergabung dengan Schalke 04 di tahun 2016.

Debut profesional McKennie terjadi di Schalke pada Mei 2017. Dia masuk pada menit ke-77 saat melawan FC Ingolstadt 04, yang berakhir dengan skor 1-1.

Seiring berjalannya waktu, kesempatan bermain McKennie di Schalke terus meningkat. Dia kemudian diboyong Juventus dengan status pinjaman di awal musim 2020/2021.

Di bawah arahan pelatih Andrea Pirlo, peran McKennie cukup penting. Juventus kemudian mengaktifkan klausul pembelian permanen pada Maret 2021 dengan kontrak empat tahun.

McKennie sejauh ini sudah bermain 70 kali untuk Juventus dengan torehan 10 gol dan tiga assist. Perannya di lini tengah Si Nyonya Tua cukup terasa karena mampu menjelajahi semua area lapangan.

Namun, dia sebetulnya sempat juga terpikir untuk berkarier sebagai pemain American Football, yang merupakan olahraga paling populer di Negeri Paman Sam.

"Jadi, saya mengajak ibu saya dan berkata: 'Dengar, saya tidak tahu harus memilih yang mana.' Dia berkata: 'Weston, Anda suka sepakbola?' Saya seperti: 'Ya 99,9%.' 'Dan American Football?' ' 99.8%.' Dan dia berkata: 'Nah, jadi Anda punya keputusan sendiri.' Begitulah semuanya dimulai," kata McKennie kepada DAZN.

"Itu adalah keputusan yang baik sejauh ini, tetapi saya tidak akan pernah tahu seperti apa saya jika saya memilih American Football, terkadang saya bertanya-tanya apakah saya bisa bermain sebagai pemain profesional. Saya pikir saya bisa memilikinya karena jika saya menginvestasikan waktu dan usaha saya dalam satu hal, saya memberikan semua yang harus saya capai," tegasnya.

Meski sudah menjadi salah satu bagian penting di Juventus, McKennie sadar betul posisinya di Juventus selalu tidak pernah aman. Dia bisa dengan mudah terdepak, seperti mudahnya Juventus melakukan perekrutan pemain.

"Saya telah belajar banyak secara taktis. Anda harus selalu mengubah posisi tergantung di mana bola berada," McKennie mengungkapkan.

"Saya telah belajar dalam banyak cara yang berbeda bahwa sepakbola adalah bisnis besar dan jika Anda tidak dapat melakukan yang terbaik di klub seperti Juventus, diganti semudah perekrutan," sambungnya.[]

Sumber:detik.com
Rubrik:SPORT

Komentar

Loading...