Jalan akses menuju Samar Kilang Kecamatan Syiah Utama, Kubupaten Bener Meriah lumpuh total akibat longsor dan pohon tumbang.“Mungkin kejadianya tadi malam, soalnya kemaren sore anggota saya pulang jalannya masih baik-baik saja," ungkapnya. Munurut Mustakim, longsor tersebut menimpa separuh badan jalan dengan panjang mencapai 17 meter, namun pohon-pohon dari atasnya tumbang dan menutup badan jalan sehingga jalan tersebut tidak dapat dilalui untuk saat ini.

Sembilan Warga Bener Meriah Ogah Jalani Uji Swab

NETIlustrasi
A A A

BENER MERIAH – Pemerintah Kabupaten Bener Meriah melalui tim gugus tugas penanganan Covid-19 kembali melakukan pengambilan uji swab terhadap lima warga daerah tersebut. Mareka diduga pernah kontak langsung dengan salah satu santri yang positif Covid-19.

Tim gugus merencana ingin mengambil sampel terhadap 14 orang warga di sana. Namun hanya lima orang saja yang bersedia menjalani uji swab.

Wakil Ketua Tim Bidang Publikasi Pencegahan Covid-19, Wahidi mengatakan akan melakukan pendekatan secara pesuasif agar warga yang diduga pernah kontak langsung dengan BN (santri yang positif Covid-19-Red) kooperatif untuk mengikuti uji swab.

“Seharusnya sebanyak 14 warga yang terdiri dari empat santri Klaster Temboro asal Bener Meriah dan 10 warga yang diduga pernah kontak langsung dengan BN warga Bener Meriah yang terkonfirmasi positif Covid-19,"kata Wahidi, Selas (12/5/2020).

Adapun lima warga yang hadir untuk pengambilan sampel uji swab tenggorokan diantaranya satu orang santri Klaster Temboro, Magetan, Jawa Timur dan dan empat orang yang diduga pernah kontak langsung dengan BN.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Bener Meriah Iswahyudi menyampaikan sampel yang diambil tersebut akan dikirim langsung ke Balitbangkes Aceh.

Tim yang melakukan pengambilan sempel terhadap warga tersebut terdiri dari dokter dari RSUD Munyang Kute dua orang, tenaga analis dari RSUD Munyang kute tiga orang, dan tenaga analis dari Dinas Kesehatan Bener Meriah dua orang.

“Kita sendiri sudah siap mengambil sempel swab untuk dikirim ke Balitbangkes Aceh,“ujarnya.

Sebelumnya pada tanggal 7 Mei 2020 telah dilakukan pengambilan swab terhadap 15 warga Bener Meriah yang terdiri dari 10 santri klaster Temboro, Magetan, Jawa Timur dan lima kerabat BN warga Bener Meriah yang terkonfirmasi positif, dan hasilnya semuanya negatif.

Sedangkan BN, yang merupakan warga Bener Meriah yang terkonfirmasi fositif Covid-19, hari ini telah dijemput oleh tim kesehatan Bener Meriah ke Banda Aceh karena telah dinyatakan sembuh berdasarkan hasil swab yang menyatakan negatif.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...