Teuku Raja Keumangan SH MH, Sekretaris Fraksi Partai Golkar narasumber peHTem edisi Kamis 29 Juli 2021 episode 60 dengan tema: DPRA Diminta Bentuk Pansus Dana Siluman, Kemana Mengalir Dana Apendiks? dipandu oleh host Indah Rastika Sari. Jangan lupa subsribe like share dan comment.

Selama Biden Pimpin AS telah Suntikkan 300 Juta Dosis Vaksin Corona

NetJoe Biden
A A A

Washington DC - Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden, mengumumkan bahwa 300 juta dosis vaksin virus Corona (COVID-19) telah disuntikkan selama 150 hari sejak dirinya menjabat pada Januari lalu. Ini menandai tercapainya salah satu target pemerintahan Biden dalam upaya mengendalikan pandemi Corona di wilayah AS.

Seperti dilansir Associated Press, Sabtu (19 Juni 2021, Biden berterima kasih dan memuji para ilmuwan, perusahaan-perusahaan, rakyat Amerika dan upaya seluruh pemerintahannya.

Biden juga menekankan bahwa program vaksinasi yang semakin meluas telah memungkinkan sebagian besar warga AS untuk menjalani musim panas yang relatif normal, dengan pusat-pusat bisnis kembali buka dan para pemilik bisnis mulai mempekerjakan kembali karyawan mereka.

"Kita mengarah ke musim panas yang sangat berbeda dibandingkan tahun lalu," ucap Biden. "Musim panas yang cerah. Semoga, musim panas yang penuh sukacita," imbuhnya.

Namun saat Biden merayakan satu pencapaian, dia berada dalam bahaya untuk gagal mewujudkan pencapaian lainnya, yakni target memvaksinasi 70 persen warga dewasa di AS setidaknya hingga 4 Juli mendatang saat AS merayakan hari kemerdekaannya, atau yang berarti kurang dari dua pekan.

Secara keseluruhan, sekitar 168 juta warga dewasa di AS, atau 65,1 persen populasi AS yang berusia 18 tahun ke atas, telah menerima setidaknya satu dosis suntikan vaksin Corona hingga Jumat (18/6) waktu setempat, menurut data Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC).

Laju vaksinasi baru di AS menurun secara signifikan dari nyaris 2 juta vaksinasi per hari sekitar dua bulan lalu. Situasi ini semakin membahayakan kemampuan pemerintahan Biden untuk mencapai target 70 persen warga dewasa AS divaksinasi tersebut.

Gedung Putih menyatakan bahwa pendekatan keseluruhan pemerintah dalam upaya vaksinasi telah membuat mundur virus Corona, yang kemudian berdampak pada jumlah kasus baru Corona, jumlah rawat inap dan angka kematian turun ke level terendah selama lebih dari setahun terakhir.

Namun Biden juga menegaskan dalam pernyataannya bahwa di beberapa komunitas di negara bagian tertentu dengan laju vaksinasi rendah, jumlah kasus dan rawat inap masih mengalami peningkatan.

Diketahui bahwa pemerintah AS berada di tengah perjuangan memerangi keraguan terhadap vaksin dan kurangnya rasa urgensi pada sejumlah orang untuk menerima vaksin, terutama di wilayah selatan dan barat tengah AS.

Direktur CDC, Rochelle Walensky, memperkirakan bahwa Corona varian Delta akan menjadi varian dominan di AS. Varian yang sama juga tengah mendominasi Inggris, setelah pertama terdeteksi di India. Dia menuturkan kepada warga AS untuk menerima suntikan vaksin Corona 'agar Anda terlindungi dari varian Delta'.

Namun terlepas dari berbagai situasi, jika target 70 persen divaksinasi gagal terwujud, hal itu dinilai hanya berdampak kecil pada pemulihan AS secara keseluruhan, yang situasinya sudah melampaui dari apa yang diharapkan Biden beberapa bulan lalu.

Biden sendiri menyatakan ingin merayakan Hari Kemerdekaan 4 Juli sebagai 'musim panas terbebas' dari virus.[]

Rubrik:DUNIA

Komentar

Loading...