Wakil Ketua DPR Aceh, Safaruddin, S.Sos, MSP, menjadi narasumber peHTem edisi Kamis 30 September 2021 episode 12 Tahun ke II dengan tema: Pantaskah Alhudri Ultimatum Kepala Sekolah? yang dipandu oleh host Indah Rastika Sari. Jangan lupa subsribe like share dan comment.

Rahmayanti

Selain Orang Tua dan Sepada Motor Tidak Ada Harta Yang Dapat Diselamatkan

SamsuddinRahmayanti
A A A

BENER MERIAH – Musibah kebakaran hebat telah menghaguskan Sembilan unit rumah warga Kampung Kala Tenang, Kecamatan Bener kelipah, Kabupaten Bener Meriah. Peritiwa itu terjadi sekira pukul 20.30 wib, Selasa, 3 Agustus 2021.

Enam unit rumah berkontruksi kayu ludes terbakar, tak hanya itu dua unit rumah permanen dan satu unit rumah semi permanen juga diamuk sijago merah.

Akibat peristiawa itu, kerugian ditaksir mencapai 700 juta rupiah, beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut.

Salah seorang korban rumah kebakaran, Rahmayanti (24 ) kepada awak media menuturkan, selain ibu dan sepada motor tidak ada harta benda lainnya yang dapat di selamatkan.

“Kejadian itu terjadi sekitar pukul 20.30 wib, ketika saya keluar dari rumah melihat api sudah membesar yang membakar rumah mamak dibawah rumah kami. “kata Rahmayanti, Rabu, 4 Agustus 2021

Melihat hal itu, saya berteriak minta tolong kepada tetanga, karena posisi warga nampaknya sudah tidur agak lama warga baru datang.

“Sewaktu saya berteriak minta tolong mamak saya kan lagi sakit didalam, sehingga selain mamak dan sepada motor tidak ada barang kami lainnya dapat saya selamatkan.”turut Yanti

Yanti menyebutkan, kemudian ia membawa mamaknya yang sedang sakit  kerumah saudara yang ada di Kampung tersebut untuk tinggal sementara waktu ini.

Saat kejadian itu, didalam rumahnya tersbut hanya ada ia bersama mamaknya yang sudah menderita sakit bertahun-tahun hingga tidak bisa berjalan lagi.

Yanti berharap pemerintah dapat membangun rumah mereka yang terbakar, walaupun tidak seperti rumah kami yang sebelumnya paling tidak kami memiliki rumah sendiri lagi.

“Harapan saya kepada pemerintah daerah Bener Meriah untuk dapat membatu membagun rumah kami lagi,  meski seperti  rumah kami yang terbakar sebelumnya namun paling tidak layak untuk kami huni.” Pinta Yanti

Ia mengaku ikhlas dengan musibah tersut, karena menuturnya itu adalah takdir dari Allah SWT.

Dari pantauan media acehimage.com, terlihat beberapa korban kebakaran menitiskan air mata saat menerima bantaun dari forkopimda plus Kabupaten Bener Meriah. []

 

 

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...