Anggota Komisi II DPR Aceh Sulaiman SE mengaku terkejut setelah mendengar kabar bahwa Provinsi Aceh harus impor garam dari Thailand. Bahkan komoditas tersebut termasuk dalam komoditas impor terbesar ke Provinsi ujung barat Indonesia. Dimana berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai impor Provinsi Aceh pada Mei 2020 sebesar US$ 245 ribu.

Sekda Gagas Gerakan GAKPA untuk Antisipasi Krisis Pangan

HUMAS DAN PROTOKOL SETDA ACEHSekda Aceh, Taqwallah, memberikan arahan kepada SKPA terkait, saat menggelar rapat ketahanan pangan di gedung serbaguna Setda Aceh, Banda Aceh, Selasa, (16/6/2020).
A A A

BANDA ACEH - Dalam rangka mengantisipasi krisis pangan di Aceh akibat pandemi Covid-19. Sekretaris Daerah Aceh dr Taqwallah MKes perkuat koordinasi lintas Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) terkait, untuk mendukung pembangunan ketahanan pangan melalui Gerakan Antisipasi Kerawanan Pangan (GAKPA).

“Gerakan ini harus cepat dilakukan dalam upaya menjaga ketersediaan pangan di Aceh selalu aman dan stabil,” kata Taqwallah dalam rapat ketahanan pangan bersama SKPA terkait di ruang serbaguna Setda Aceh, Selasa, 16/6/2020.

Taqwallah menjelaskan, gerakan tersebut nantinya akan bersinergi bersama SKPA terkait seperti Dinas Peternakan Aceh, Dinas Pangan Aceh, Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, dan Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh.

Dalam Gerakan Antisipasi Kerawanan Pangan (GAKPA) tersebut, sekda mengajak seluruh elemen masyarakat Aceh agar melakukan beberapa gerakan untuk memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri.

Dengan begitu, kata Taqwallah, masyarakat bisa memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri, sehingga tidak menutup kemungkinan gerakan itu akan berdampak baik pada kemandirian pangan.

"Bagaiamanapun gerakan ini harus sukses dilaksanakan, belajar dari gerakan seribu masker kita, yang berjalan sukses dengan memanfaatkan UKM dan memberdayakan pengrajin disabilitas, seperti itu juga GAKPA ini," ujar Taqwallah.

Ia menjelaskan, nantinya masing-masing SKPA harus memiliki program unggulannya yang berkaitan dengan ketahanan pangan untuk dijalankan dan digalakan kepada masyarakat.

"Contohnya seperti Distanbun punya program mengajak masyarakat menanam padi atau jagung secara mandiri dilahan terbengkalai atau halaman rumah, begitu juga SKPA lain buat program yang mendukung GAKPA," pungkas Taqwallah.

Dalam rapat tersebut turut di hadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Aceh Teuku Ahmad Dadek SH, Kepala Biro Perekonomian Setda Aceh, Amirullah SE MSi Ak, Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh Muhammad Iswanto SSTP MM, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh A Hanan SP MM, Kepala Dinas Pangan Aceh Cut Yusminar APi MSi, Kepala Dinas Peternakan Aceh drh Rahmandi MSi, dan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh Dr Ir Ilyas MP.

Rubrik:PEMDA ACEH

Komentar

Loading...