Aliansi Mahasiswa Aceh (AMA) kembali medesak Plt Gubernur untuk mempublikasikan penggunaan anggaran hasil refocusing maupun BTT dalam APBA 2020. AMA mengaku tidak berhenti menyuarakan hal tersebut sebelum tuntuntan mareka terpenuhi. Aliansi Mahasiswa Aceh memandang ada hal urgensi saat ini yang harus diprioritaskan oleh Pemerintah Aceh selama masa Pandemi COVID -19, seperti sektor kesehatan, pendidikan maupun sektor ekonomi.

Sekda Bener Meriah Kembali Resmikan Sarasehan Forum Keserasian Sosial

SAMSUDDINPeresmikan sarasehan forum keserasian sosial
A A A

BENER MERIAH – Sekretaris daerah (Sekda) Kabupaten Bener Meriah, Drs Haili Yoga MSi kembali meresmikan sarasehan forum keserasian sosial cinta damai, Kampung Cinta Damai Kecamatan Wih Pesam. Senin (7/9/2020).

Kegiatan sarasehan forum keserasian sosial tahap I Tahun anggaran 2020 di Kampung Cinta Damai Kecamatan Wih Pesem selain dihadiri Sekda Bener Meriah, Drs Haili Yoga juga turut dihadiri Kepala Dinas Sosial Almar, Camat Wih Pesam Lukman, Danramil Wih Pesam.

Kepala Dinas Sosial Bener Meriah, Almanar dalam arahanya menyampaikan, tujuan kegiatan sarasehan untuk menciptakan suatu tatanan kehidupan sosial yang serasi dan harmonis sehingga dapat membangun, memantapkan dan mengembangkan serta memelihara kembali bersama diantara anggota masyarakat Kampung Cinta Damai.

Kata Almanar, program keserasian sosial ini adalah program dari kementrian sosial RI dalam penangan masalah konflik sosial yang bersumber dari anggran APBN, dengan sasaran daerah rawan bencana sosial (potensi konflik tinggi) baik secara individu maupun sosial atau daerah yang pernah mengalami bencana sosial.

“Kita berharap dengan dibentuknya forum keserasian sosial di Kampung Cinta Damai ini benar-benar sesuai dengan tujuan awal yaitu sebagai potensi sumber daya di desa yang merupakan pelopor-pelopor perdamaian yang memiliki tugas dan tangungjawab membangun perdamain pada tingkat Kampug,"ujar Almanar.

Menurut Almanar, bentuk bantuan program kegiatan keserasian sosial berupa uang tunai untuk pembangunan fisik sarana air bersih sesuai dengan yang disetujui oleh kementerian sosial RI.

“Melalui pembangunan sarana air bersih mari tingkatkan rasa kepedulian serta gotong royong yang menjadi salah satu warisan dari pendahulu kita, juga sesuai dengan nama Kampung Cinta damai, Ciptaan, indah, nama tempat dengan agama masyarakat, aman dan islami,"sebut Almanar.

Almanar menambahkan, tujuan akhir dari kegiatan program keserasian sosial ini adalah melalui pembangunan SAB (Sarana Air Bersih) diharapkan dapat mencegah terjadinya konfilk baru di tengah masyarakat. Dapat meningkatkan rasa kebersamaan, kepedulian dan saling menghargai melalui kegiatan gotong royong pembanguna sarana air bersih.

Sementara itu, Sekda Bener Meriah, Drs Haili Yoga M Si menyampaikan, hal seperti ini perlu diapresiasi dan ditingkatkan dalah kehidupan bermasyarakat. Sebab gotong royong merupakan budaya leluhur kita yang hampir punah di tengah-tengah masyarakat.

“Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan semangat gotong royong itu kembali tumbuh dan selalu mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan setiap masalah yang terjadi di Kampung,"pinta Haili Yoga.

Seperti yang diketahui, untuk Kabupaten Bener Meriah sedikinya ada dua kampung yang menerima bantuan unag sejumlah Rp150 juta dari kementerian sosial untuk pembangunan fisik melalui program sarasehan forum keserasian sosial diantaranya Kampung Godang di Kecamatan Bukit, dan Kampung Cinta Damai kecamatan Wih Pesam.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...