Jalan akses menuju Samar Kilang Kecamatan Syiah Utama, Kubupaten Bener Meriah lumpuh total akibat longsor dan pohon tumbang.“Mungkin kejadianya tadi malam, soalnya kemaren sore anggota saya pulang jalannya masih baik-baik saja," ungkapnya. Munurut Mustakim, longsor tersebut menimpa separuh badan jalan dengan panjang mencapai 17 meter, namun pohon-pohon dari atasnya tumbang dan menutup badan jalan sehingga jalan tersebut tidak dapat dilalui untuk saat ini.

Tingkat Kapasitas Medis

Sekda Bener Meriah Buka Kegiatan IHT

SAMSUDDINeketaris daerah (Sekda) Drs Haili Yoga membuka kegiatan In House Training (IHT).
A A A

BENER MERIAH - Seketaris daerah (Sekda) Drs Haili Yoga membuka secara resmi kegiatan In House Training (IHT).

Kegiatan IHT itu adalah penguatan kapasitas tenaga medis dan pelatihan staf ruang isolasi tekanan negatif (RITN), Sabtu (24/10/2029) di RSUD Munyang Kute.

Dalam sambutanya, Haili Yoga mengatakan RSUD Munyang Kute mulai menaikan standar kualitasnya dengan cara meningkatkan sarana dan prasarana kesehatan salah satunya adalah dengan memiliki gedung Ruang Isolasi Negatif (RITN).

“Kami selaku pemerintah daerah tentu sangat bangga, karena RSUD Munyang Kute ini telah memiliki ruangan khusus ini, dengan tujuan utamanya adalah untuk membantu penanganan perawatan dan mengisolasi pasien Covid-19,” ujarnya.

Disamping itu pihaknya juga sangat menyambut dengan positif pelatihan bagi para tenaga medis agar bisa professional dan cekatan dalam menangani pasien yang dirawat di RITN ini, agar tingkat kesembuhan pasien dapat cepat terlaksana.

"RSUD Munyang Kute adalah satu-satunya Rumah Sakit di Kabupaten Bener Meriah, tentunya kami ingin agar RSUD Munya Kute ini dapat berbenah diri memperbaiki pelayanan kepada masyarakat,” harap Haili Yoga.

Disamping itu Sekda juga menambahkan, RITN yang sudah tersedia ini, ini bagian dari kesiapan Pemerintah Kabupaten Bener Meriah untuk mengatasi, menanggulangi Covid-19.

"Mudah-mudahan, kita berdo’a dan berharapa kepada Allah, SWT, biarlah ruang itu tidak terisi,"tandas Sekda.

Sementara Ketua Panitia kegiatan dr Sri Tabahati SPA dalam laporannya menyampaikan, tujuan dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan SDM nakes tentang penanganan penyakit infeksi Neu Emerging Re-Emerging (Pinere) Covid-19.

"Meningkatkan pengetahuan SDM tentang alur pelayanan isolasi diri penyakit Neu Emerging Re-Emerging Covid-19 serta meningkatkan keterampilan SDM dalam teknis alat pelindung diri yang tepat," paparnya.

Lebih jauh Sritabhhati, menjelaskan, kegiatan pelatihan ini akan di laksanakan selama dua hari mulai hari ini Sabtu tanggal 24 oktober sampai dengan hari Minggu tanggal 25 oktober 2020.

Adapun jumlah peserta sebanyak 39 orang yang terdiri dari, dokter spesialis 6 orang, dokter umum 5 orang, Tim Manajemen 1orangb, perawat 20 orang , apoteker 1 orang, Analis Kesehatan 1 orang dan 5 orang tenaga kesehatan lainnya.

Nara Sumber diantaranya dr Noviana Rahmawati MSi, Med Sp THT KL, dr Herry Priyanto Sp P(K) FAPSR, dan Yennizar, SST MSi dan DR dr. Zinatul Hayati MKes.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...