Mantan Anggota Tim Perunding Gerakan Aceh Merdeka (GAM), Munawar Liza Zainal menjadi narasumber peHTem edisi Senin 22 Agustus 2022 episode ke 105 Tahun ke II dengan tema: Benarkah Tim Perunding GAM Merebut Kekuasaan di Aceh? yang dipandu oleh host Siti Aminah, S.IP, M.MLS, Jangan lupa like share comment and subsribe.

Sejumlah Anggota DPRK Merasa Kecewa Tidak Dilibatkan Pengusulan Nama-Nama Calon Pj Bupati Bener Meriah

SamsuddinKetua Komis A DPRK Bener Meriah, Abubakar (kanan) dan Yuzmuha
A A A

ACEHIMAGE.COM – Terkait dengan pengusulan nama-nama calon Penjabat (Pj ) Bupati Bener Meriah oleh DPRK setempat, menimbulkan rasa kekecewaan sejumlah anggota DPRK Bener Meriah.

Pasalnya, mereka mengaku tidak dilibatkan dalam pembahasan bersama terkait pengusulan nama-nama calon Pj Bupati Bener Meriah ke Mendagri.

“Yang diusulkan itu bukan kepentingan seseorang atau golongan, tetapi itu untuk kepentingan daerah. Seharusnya hasil keputusan pengusulan nama-nama calon PJ Bupati Bener Meriah melalui pembahasan bersama,”kata Ketua Komisi A DPRK Bener Meriah, Abubakar kepada awak media, Senin, 4 Juli 2022.

Abubakar menegaskan, rasa kekecewaan beberapa anggota DPRK Bener Meriah bukan dari segi orang-orang yang diusulkan. Namun terkait mekanisme pengusulannya itu, sebab, seharusnya masih ada pembahasan bersama yang akan memunculkan kajian-kajian.

“Dalam pembahasan bersama itu akan muncul kajian, cocok atau tidak. Persoalan dinamika memutus mata rantai demokrasi di dalam lembaga itu terkesan hanya sepihak,”terang Politisi Nasdem itu.

Menurut Abubakar, dan pada dasarnya setelah isu ini dimunculkan, muncul gejolak didalam itu, semua anggota tidak tau dan tidak setuju ini menjadi persoalan.

“Yang jelas saya sangat kecewa dan beberapa kawan-kawan, seperti Sapri Gumara, Yuzmuha dan Darussalam,”ungkap Abubakar.

Ia berharap kepada Mendagri untuk tidak menggubris usulan tersebut. Pinta Abubakar.

Sementara itu, Wakil Ketua I DPRK Bener Meriah, Tgk Husnul Ilmi saat dikonfirmasi mengatakan, pengusulan nama-nama calon Pj Bupati Bener Meriah itu merupakan hasil rapat pimpinan DPRK Bener Meriah.

“Rapat pimpinan tersebut dihadiri Ketua DPRK Bener Meriah, Wakil I DPRK Bener Meriah, Ketua Fraksi Golkar dan GNN, sementara ketua Fraksi PKB kala itu lagi DL jadi saya pikir saya sudah mewakili Fraksi PKB” jelas Tgk Husnul.

Menurutnya, hasil kesepakatan tersebut maka disepakati mengusulkan tiga nama diantaranya, Drs Haili Yoga M Si (Sekda Bener Meriah ), Armansyah, SE (Asisten III) dan drh Sofyan (Asisten II ).

Pertimbangan ke tiga nama itu, lanjut Tgk Husnul, Sekda Bener Meriah sudah lama di Bener Meriah dan selama ini yang mengakomodir segala urusan birokrasi di Bener Meriah sehingga kami berkesimpulan dia layak dijadikan Pj.

“Begitu juga dengan pak Armansyah, dia sudah pernah menjabat kepala Dinas Keuangan tentu di sudah mengerti birokrasi disini. Dan begitu juga pak Sofyan sebagai senior. Jadi itulah tiga nama yang kita usulkan orang yang bekerja di daerah ini,”imbuh Husnul.

Husnul menerangkan, karena pada waktu itu terakhir kita kirimkan surat ke Mendagri, mengingat kawan-kawan banyak yang masih diluar daerah sehingga mungkin Ketua memperimbangkan segera dikirimkan nama-nama calon Pj Bupati Bener Meriah. pungkas Husnul.[]

Komentar

Loading...