Satreskrim Polres Bener Meriah telah menetapkan dan menahan tiga tersangka dugaan peredaran ijazah palsu yang bersumber dari Dinas Pendidikan Bener Meriah. “Sebelumnya kita telah menetapkan dan menahan AS (staf dinas pendidikan) Bener Meriah sebagai tersangka pembuat ijazah palsu, kemudian berselang dua harinya, kita kembali menangkap dan menahan tersangka SM (PNS di jajaran dinas Kesehatan Bener Meriah) yang diduga berperan sebagai perantara," kata Kapolres Bener Meriah AKBP Siswoyo Adi Wijaya SIK saat dikonfirmasi awak media, Rabu (27/1/2021).

Satu Warga Bener Meriah Positif Corona

SAMSUDDINIlustrasi rapid test
A A A

BENER MERIAH – Satgas penanganan Covid-19 Kabupaten Bener Meriah kembali merilis penambahan jumlah terkonfirmasi postif Covid-19.

Sejak tanggal 18 Oktober 2020 hingga 23 November 2020 terdapat satu penambahan kasus konfirmasi positif di Kabupaten Bener Meriah.

Hal tersebut disampaikan Juru bicara Satgas Penannganan Covid-19 Kabupaten Bener Meriah, Khalisuddin melalui keterangan tertulisnya, Senin(23/11/2020).

Menurut Khalisuddin, pada Sabtu (20/11) pihaknya menerima informasi dari bidang data dan informasi tentang hasil swab, 18 November 2020 dari 12 spesimen yang dikrim dinyatakan satu terkonfirmasi positif yakni KH (41) warga Kecamatan Bandar, sedangkan sisanya semua negative Covid-19.

Dijelaskan Jubir, bahwa untuk pasien konfirmasi positif tersebut saat ini sedang menjalani isolasi mandiri dibawah pengawasan Bidang Penanganan Satgas Penanganan Covid-19 yang dikoordinir dr Sri Tabahati Sp An.

"Untuk kontak eratnya juga sudah dilakukan tracking," ungkap Khalisuddin.

Adapun rincian terkini data Covid-19 di Kabupaten Bener Meriah dirincikan, suspect 97 orang, selesai pemantauan 92 orang, dalam pemantauan satu orang dan di rawat sebanyak empat orang.

Berikutnya Probable ada 28 orang, selesai pemantauan 21 orang, dalam pemantauan dua orang, meninggal dunia tiga dan dirawat dua orang.

"Terakhir untuk angka positif sebanyak 162 orang, sembuh 120 orang, meninggal dunia 8 orang, menjalani isolasi mandiri 30 orang dan dirawat 4 orang,"rinci Khalis.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...