Seorang warga Cot Gapu Kecamatan Kota Juang, Bireuen yang berdomisili di Lampriet, Kuta Alam Banda Aceh meninggal dunia saat sedang menikmati makan siang di salah satu warung nasi yang berada di kawasan Peunayong, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, Senin (25/5/2020).

Pasien Positif Covid-19 Berstatus OTG

Satu Warga Bener Meriah Masih Jalani Isolasi di RSUD Munyang Kute

EDWARilustrasi Covid-19
A A A

BENER MERIAH – AR yang merupakan Santri dari klaster Temboro, Magetan, Jawa Timur asal Bener Meriah yang terkonfirmasi Positif Covid-19 berdasarkan hasil Swab yang dikeluarakan oleh Balitbangkes Aceh pada Jumat ( 15/5/2020) saat ini masih menjalani observasi di RSUD Munyang Kute Bener Meriah.

AR warga Kecamatan Permata yang terkonfirmasi positif Covid-19 adalah merupakan Orang Tanpa Gejala ( OTG ), yang diambil swabnya pada tanggal (12/5/2020) bersama empat warga lainya. Namun berdasarkan hasil yang keluarkan dari Balitbangkes Aceh yang diterima tim Gugus Tugas Bener Meriah pada Jumat (15/5/2020 ) AR terkonfiormasi postif Covid-19 dan emat orang lainya negatif.

Wakil Ketua Tim Bidang Publikasi Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bener Meriah, Wahidi kepada awak media Minggu (17/5/2020) menyampaikan, hingga hari ini AR masih menjalani isloasi di RSUD Munyang Kute Bener meriah.

“Kerena AR yang terkonfirmasi positif Covid-19 sebagai OTG, maka berdasarkan koordinasi pihak RSUD Munyang Kute dengan RSUZA Banda Aceh tidak harus dirujuk ke Banda Aceh,“ jelas Wahidi

Sementara untuk keluarga AR dan orang yang pernah kontang langsung dengan AR, saat ini masih didata petugas untuk nantinya dilakukan uji swab sekaligus.

Sementara Direktur RSUD Munyang Kute dr Sri Tabahhati menyampaikan, Senin besok pihaknya akan melakukan uji swab ulang terhadap warga Bener Meriah yang terkonfirmasi positif Covid-19 dari hasil uji swab sebelumnya.

“Kondisi AR sekarang baik, namun karena ia masih anak-anak agak sedikit steres sedikit dan kita menguhubungi orang tuanya untuk menemani. Tapi kalau kondisi lainya semua bagus, hasil lab nya bagus, hasil ronsonya cuman brod nifis tidak ada penyamoni," kata dr Sri.

Menurut penjelasan dr Sri Tabahhati kenapa AR dirawat Di RSUD Munyang Kute kendati RSUD Munyang Kute bukan RSUD Rujukan Covid-19, hasil bincang-bincang melaui Vicon terakhir dengan RSUZ memang diupayakan pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 pun dia dengan tidak ada gejala atau gejala ringan di upayakan di rawat di RSUD daerah masing-masing.

“Karena diakan dirawatnya cuman diisolasi di tempat kita, apalagi waktu kita lakukan swab ada orang dinas kesahatan disitu, itu tempat kita itu sudah bisa untuk tempat ruang isolasi sementara,“ tambahnya.

Kedepanya, lanjut Direktur RSUD Munyang Kute, ini akan menjadi dasar untuk kita mengusulkan RSUD Kita untuk menjadi RSUD rujukan. Kalau diminsalkan kedepanya ia menunjukan gejala maka baru AR tersebut akan dirujuk.

Sri Tabahhati juga menjelaskan, untuk masyarakat yang terkonfirmasi positif Covid-19 tanpa gejala yang dari daerah maka RSUZA Banda Aceh tidak mau lagi menerimanya. Kemarin juga koordinasikan denagn kepala Dinas Kesehatan Provinsi Aceh mereka menyampaikan yang positif di Bener Meriah itu dirawat di RSUD Munyang Kute saja karena setelah seminggu pengambilan swabnya pertama dia akan diambil swabnya kembali.

“Jika setelah nantinya hasil swab kedua pun tetap positif kita tetap mengkoordinasikan dengan Dinas Kesehatan dan RSUZ karena untuk obat-obatan kalau dia tampa gejala kita cuman sintomatic aja yang ada itu nanti kita konfirmasi lagi,“ jelas Direktur RSUD Munyng Kute itu.

Untuk AR sendiri, sembari menggu hasil swab yang kudanya nanti yang direncanakan swab kedua diambil besok hari senin, mala AR masih menjalani isolasi di RSUD Munyang kute sampai nanti hasil swabnya negatif baru dia akan dikembalikan kepada keluarganya.

Seperti yang diketahui, AR adalah merupakan kasus kedua warga Bener Meriah yang terkonfirmasi positif Covid-19 yang merupakan Santri klaster Temboro, Magetan, Jawa Timur berasal dari Kabupaten Bener Meriah merupakan warga Kecamatan Permata.

Sebelumnya BN, yang terkonfirmasi positif Covid-19 yang menjalani isoalsi di RSUZ Banda Aceh telah dinyatakan sembuh setelah hasil swabnya Negatif dan BN telah kembali kerumahnya untuk menjalani isolasi mandiri.

Sementara berdasarkan update laporan harian gugus tugas Bener Meriah per (17/5/2020) jumlah ODP di Bener Meriah berkurang satu orang dari jumlah sebelumnya 2 ODP artinya ODP yang tersisasi di Bener Meriah 1 ODP.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...