Sekretaris Pusham Unsyiah, Suraiya Kamaruzzaman, menjadi narasumber peHTem edisi Kamis 20 Januari 2022 episode ke 44 Tahun ke II dengan tema: Apakah Cambuk Solusi Terakhir Bagi Predator Seksual?, yang dipandu oleh host Siti Aminah Jangan lupa subsribe like share dan comment.

Kerugian capai Rp57 Juta

Satu Unit Rumah Kebun dan Mobil Milik Ibnu Habir Ludes Terbakar

IMG-20211208-WA0075
A A A
BENER MERIAH – Musibah kebakaran telah menghanguskan satu rumah kebun dan satu unit mobil Isuzu Panther di Kampung Wer Tingkem, Kecamatan Mesidah, Kabupaten Bener Meriah.

Rumah kebun dan satu unit mobil mini bus tersebut merupakan milik Ibnu Habir 45 Tahun, warga Kampung Pemango Kecamatan Permata, Kabupaten Bener Meriah.

Kapolres Bener Meriah, AKBP Agung Surya Prabowo melalui Kapolsek Mesidah,  Ipda Taufik Kurniawan saat dikonfirmasi acehimage.com, Rabu 8 Desember 2021 membenarkan peristiwa tersebut.

“Diduga kebakaran tersebut berasal dari api yang dinyalakan kedua anak Ibnu Habir untuk api-apian di depan rumahnya. Kendati sebelumnya kedua anak tersebut sempat mematikan api itu dengan air, namun mereka tidak memastikan apakah api itu sudah benar-benar mari,” kata Taufik.

Taufik menerangkan kronologis kejadian, Selasa 7 Desember 2021 kemarin sekira pukul 18.00 wib, Afwan Aramiko dan Sadikin Saputra yang merupakan anak pemilik rumah pergi ke rumah kebun yang berada di kampung Wer Tingkem.

“Setiba disana, kedua anak korban melaksanakan shalat magrib dan setelah selesai shalat mereka menghidupkan api didepan rumah kebun sampai pukul 21.00 wib dan keduanya tidur,”ujar Taufik

“Esoknya, 8 Desember 2021 sekira pukul 06.00 wib keduanya melaksanakan shalat subuh, usai shalat keduanya kembali api-apian didepan rumah kebun tersebut sambil merokok.  Pada pukul 07.00 wib mereka mematikan api tersebut mengunakan air namun  mereka tidak memastikan apakah api tersebut benar-benar padam,” sambung Taufik.

Taufik mengatakan, Afwan dan Sadikin pergi ke kebun bawah, di kebun bawah Ibnu dan kedua anaknya makan pagi. Usai makan korban melihat kearah rumah kebunnya ada asap dan mengatakan kepada anaknya rumah kebunnya terbakar.

Lantas, korban bersama kedua anaknya pergi menuju rumah kebun tersebut dan melihat rumah kebun dan mobil mereka yang terparkir di samping rumah sudah terbakar. Sebut Taufik.

Sedangkan menurut saksi Adnan, lanjut Taufik, ia melihat api sudah mengarah ke belakang sebelah kenan rumah korban sekira pukul 07.30 wib dan bagian depannya sudah dilalap sijago merah.

“Saksi meminta tolong kepada tetangga kebun, kemudian saksi pergi mengunakan sepeda motor memanggil korban ke kebun bawah,” ulas Taufik.

Dari keterangan saksi, api diperkirakan bersumber dari perapian yang dibuat anak korban do depan rumah kebun yang merambat ke rumah  kebun hingga rumah kebun dan mobil Panther dengan nopol BL 940 YZ milik korban terbakar.

Atas peristiwa itu, selain rumah kebun dan mobil juga barang-barang lainya seperti Semprot elektrik, pupuk Posca 1 Sak, satu sak pupuk delumit, satu sak pupuk organik, Hp dan powoerbank, Mulsa 2 gulung, STNK mobil Panther.

Total kerugian yang dialami korban akibat kebakaran diperkirakan mencapai Rp. 57 juta rupiah. Tutup Taufik.[]

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...